GenPI.co - Ketua Satgas Imunisasi IDAI Prof Dr dr Hartono Gunadi mengungkapkan pentingnya vaksin tetanus ibu hamil.
Hartono mengatakan vaksinasi tetanus toxoid tersebut bertujuan untuk melindungi bayi yang baru lahir dari risiko terkena tetanus.
Menurut dia, vaksin ini bisa dilakukan ketika usia kehamilan pada trimester kedua. Tetapi akan lebih baik ketika belum masuk masa kehamilan.
“Kalau mau lengkap vaksinnya Tdap (tetanus, difteri, pertusis),” katanya dikutip dari Antara, Selasa (9/5).
Bahaya dan risiko tetanus ini bisa terjadi pada anak, jika calon ibu tak disuntik vaksin tetanus saat semasa kecil dan ketika masa kehamilan.
Risikonya cukup rentan ketika proses pemotongan tali pusar bayi memakai alat yang tak steril.
Beberapa daerah pun masih ada warga yang menjalankan tradisi perawatan tali pusar dengan mengoleskan abu dapur.
Menurutnya, tradisi tersebut cukup berisiko menyebabkan infeksi terutama ketika ibu tak disuntik vaksin tetanus.
Hartono mengatakan para calon ibu atau orang tua juga supaya mengakses layanan vaksin tetanus jenis Tdap yang kombinasinya lengkap.
“Vaksin itu juga untuk mencegah pertusis atau batuk rejan pada bayi yang baru lahir,” ucapnya. (ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News