Lapak Pustaka, Komunitas Milenial Penyebar Semangat Literasi

02 Oktober 2019 07:50

GenPI.co - Ada sebuah komunitas yang peduli akan literasi di Indonesia. Namanya Lapak Pustaka. Misi komunitas ini mulia, yakni membuat orang sadar akan pentingnya literasi. Caranya adalah dengan edukasi kepada masyarakat agar semakin gemar membaca.

Lapak Pustaka digawangi oleh  lima anak muda milenial nan hebat. Mereka adalah Muhammad Yusuf, Teguh Trifauzi, Aditya Fersya Ramadhan, Gusty Aditya dan Bagus. Sama-sama memiliki minat yang tinggi dalam literasi, kelima sahabat ini tergerak untuk membentuk komunitas. Sebab, mereka juga ingin menyebarkan budaya membaca pada orang-orang di sekitar.

Baca juga:

Jika Komunitas Penggemar One Piece Kopdar, Mereka Pasti Bahas Ini

Seru! Komunitas Wikimedia Berkumpul Sambil Menyunting Naskah

Bagus, salah satu anggota komunitas, mengatakan, Lapak Pustaka dibentuk pada 18 Maret 2019. Dalam perjalanan selama 2 tahun, beberapa kegiatan telah mereka taja.  

Salah satunya adalah gelaran lapak reguler yang dilakukan 2 kali dalam satu bulan.  Berlokasi di Taman Kota BSD, Tangerang Selatan, para milenial ini menggelar lapak yang memamerkan beragam buku bacaan yang menjadi koleksi mereka. Buku-buku beragam jenis tersebut bisa dibaca siapa pun yang mengunjungi taman itu.


Logo Komunitas Literasi Lapak Pustaka. (Foto: Bagus)

Program lain yang tak kalah menariknya adalah Perpus Gunung. Kegiatan itu mereka lakukan 3 kali dalam tahun. Perpus Gunung sendiri adalah gabungan antara hobi naik gunung dan membaca. Di atas gunung, mereka menggelar lapak yang memamerkan buku-buku yang mereka baca.

“Tujuannya adalah untuk menghidupkan budaya baca sekaligus saling sapa antara sesama pendaki,” kata Bagus.

Tak hanya itu, ada program lain juga yang kental dengan semangat literasi, yakni ‘Menyapa Pendidikan Pelosok’. Pengejawantahan dari program ini adalah dengan mengunjungi sekolah-sekolah di berbagai tempat di Indonesia, khususnya di pelosok. Di situ, anggota Lapak Pustaka mengenalkan kebudayaan buku bacaan, memberi edukasi seni, membaca, dan bermain bersama anak anak di sekolah.


Komunitas Lapak Pustaka saat naik salah satu gunung dan menggelar lapak mereka di tempat itu. (Foto: Bagus)

Program terakhir para penggawa literasi ini diberi nama Nelusur Pustaka. Bagus mengatakan, kegiatan ini tergolong baru dan memenuhi dua hasrat sekaligus. Selain travelling serta mengetahui lebih dalam tentang daerah yang dikunjungi, para anggota juga  membuat artikel sejarah tentang daerah tersebut.

Anggota komunitas literasi ini belum begitu banyak. Baru 28 orang dan tersebar di Jakarta, Tangerang Selatan, Parung hingga Bogor. Meski begitu, mereka selalu bersemangat untuk berkumpul untuk membahas tentang buku, tulisan, bacaan, dan lain-lain.

Soal keanggotaan, Lapak Pustaka terbuka untuk umum. Siapa pun diundang masuk  menjadi bagian dari komunitas. Caranya mudah, tinggal menghubungi melalui pesan di Instagram.

Yuk bergabung di Lapak Pustaka dan sebarkan semangat literasi.

Simak video pilihan redaksi berikut ini:

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co