GenPI.co - Demonstrasi adalah salah satu warna dalam negara demokrasi dan dijamin oleh undang-undang. Melalui unjuk rasa, masyarakat menyurakan tuntutannya kepada pemerintah. Namun menjadi masalah jika demonstrasi mengikutsertakan anak kecil.
Memberikan kesempatan pada anak untuk menyampaikan aspiransinya, berbeda dengan membawa anak langsung turun ke jalan untuk melakukan aksi.
Baca juga:
Massa Pedemo Bakar Pos Polisi Atma Jaya di Semanggi
KPAI Pantau Pelajar yang Ikut Demo
Terkait hal itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) telah menginisiasi forum-forum anak, mulai dari tingkat nasional hingga kecamatan. Hal tersebut untuk menjamin partisipasi anak di ranah publik.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga tidak menyarankan keterlibatan anak dalam aksi unjuk rasa. Hal itu diyakini berpengaruh terhadap kerentanan fisik dan psikis mereka. Mengikutkan mereka dalam demonstrasi dalam tingkat ekstrem dapat membahayakan hidp mereka.
Pada titik ini, peran orang tua sangat diperlukan. KPAI menyarankan beberapa poin di bawah ini agar anak tetap dapat menyampaikan aspirasinya tanpa harus turun ke jalan. Apa saja?
Ajak Anak Diskusi
Diskusi menjadi hal krusial yang harus diakukan kepada anak. Ajak mereka bicara dan berdiskusi tentang konten yang menjadi sumber ke tidak puasan atau menjadi urgensi penyampaian langsung dalam sebuah aksi massal.
Berikan Pemahaman
Berilah anak pemahaman bahwa ada banyak kanal dalam menyampaikan sebuah pendapat. Kemudian, arahkan sesuai usia mereka hal apa yang sebaiknya dilakukan.
Usulkan kanal yang bisa menyalurkan aspirasi
Bantu anak-anak untuk menyuarakan aspirasi mereka tersebut melalui kanalisasi lain yang mungkin bisa mereka lakukan dan aman. Misal melalui surat, surat elektronik, ataupun kegiatan lain namun masih dalam skala terbatas.
Adapun untuk orang tua yang tetap merasa bahwa harus melakukan sendiri aksi tersebut secara langsung, namun memiliki anak yang masih di bawah umur, maka mungkin dapat mempertimbangkan hal-hal berikut :
Menitipkan anak kepada orang yang bertanggung jawab
Menitipkan anak pada kerabat ataupun tetangga atau kolega, terdekat selama para orang tua tersebut melakukan aksi.
Minta untuk menyiapkan tempat pengasuh
Meminta kepada panitia penyelenggara menyiapkan tempat pengasuhan anak sementara, yang jaraknya terjangkau dari lokasi kegiatan aksi.
Melakukan kegiatan aksi bergantian
Lakukan kegiatan aksi bergantian dengan teman-teman dari kelompok yang sama, di mana sebagian kecil anggota kelompok secara bergantian menjaga anak-anak yang masih kecil tersebut.
Jangan lewatkan video populer ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News