GenPI.co - Sikap orang tua yang tidak mengerti perasaan anak kerap kali menimbulkan konflik dalam keluarga.
Kecenderungan orangtua untuk mengabaikan perasaan dan perkembangan emosi anak pada usia tumbuh kembangnya dapat memengaruhi kondisi kesehatan mental anak.
Berikut adalah sejumlah alasan yang paling sering terjadi kenapa orang tua tidak mengerti perasaan anak.
Terlalu sibuk
Alasan kenapa orang tua tidak mengerti perasaan anak, yaitu karena terlalu sibuk dengan pekerjaannya. Orang tua hanya berfokus pada kegiatannya tanpa terlibat langsung dalam pola asuh anak.
Akibatnya, orang tua tidak dapat memenuhi kebutuhan emosional anak. Hal inilah yang kerap memicu emosi dan konflik antara orang tua dengan anak.
Kurang komunikasi
Penting untuk menghabiskan sedikit waktu bersama anak-ana. Dengan begitu, komunikasi pun akan terbangun.
Setelah komunikasi terbangun, anak akan merasa nyaman dan terbuka pada orang tuanya untuk bercerita, sehingga orangtua bisa mengerti perasaan anak.
Kurang memahami diri sendiri
Alasan lain kenapa orang tua tidak bisa mengerti perasaan anak, yaitu karena kurang memahami diri sendiri.
Memahami diri sendiri menjadi langkah awal dan penting agar orang tua bisa mengerti perasaan anak.
Hal itu dikarenakan bila orang tua belum bisa memahami diri sendiri, maka akan sulit untuk memiliki kepekaan.
Apabila anak tengah berkeluh-kesah, orang tua akan bingung dan tidak tahu cara meresponsnya. (hellosehat)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News