GenPI.co - Film superhero asli Indonesia, Gundala, tayang serentak di biokop-bioskop di Indonesia pada hari Kamis (29/8). Film yang disutradarai oleh Joko Anwar tersebut mengisahkan tentang sosok pahlawan bernama Sancaka, yang tinggal di jalanan sejak ditinggal oleh ayah dan ibunya.
Dikisahkan, Sancaka harus menghadapi hidup yang keras dan belajar untuk bertahan hidup dengan mendapatkan tempat yang aman bagi dirinya. Meski demikian, situasi kota semakin tidak aman dan ketidakadilan merajalela, sehingga Sancaka berusaha menyelamatkan orang-orang yang ditindas.
Baca juga:
Gundala, Kebangkitan Film Superhero di Indonesia
Selain Gundala, ini 7 Superhero BCU Beserta Pemerannya
Seiring berjalannya waktu, Sancaka mendapatkan kekuatan sebagai sosok pahlawan. Ia kemudian menggunakan kekuatan untuk membantu orang, sehingga dirinya menjadi harapan bagi masyarakat di sekitar.
Film Gundala berdurasi 2 jam 3 menit, dan dibintangi oleh sejumlah artis tanah air, di antaranya Abimana Aryasatya, Bront Palarae, Muzakki Ramdhan, Tara Basro, Lukman Sardi, dan Ario Bayu.
Film Gundala terbaru ini berbeda dengan vrsi lama maupun di versi komik. Latar belakang Sancaka juga diubah drastis. Pada komik maupun fil yang lalu ia digambarkan sebagai seorang ilmuwan yang tengah menneliti formula anti petir. Namun di versi baru, GUndala kesehariannya hanyalah seorang keamanan pabrik.
Perubahan juga terjadi pada kostum. Alih-alih menggunakan spandek ketat, Gundala versi baru memakai pakaian taktikal yang terkesan modern.
Dalam acara Press Screening film Gundala yang diselenggarakan di Epicentrum, Kuningan Jakarta (28/8), Joko Anwar menjelaskan bahwa film Gundala bisa dinikmati semua kalangan usia, karena minim unsur kekerasan. Joko juga berjanji bahwa film Gundala tidak akan mengecewakan penonton.
"Film Gundala seru tapi punya hati yang besar. Dengan dukungan masyarakat yang besar, kami berjanji tidak akan mengecewakan penonton," kata Joko kepada awak media (28/8).
Video viral hari ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News