GenPI.co - Selama masa kehamilan, tak sedikit para ibu yang tetap ingin tampil cantik dan menarik. Salah satu cara yang dilakukan biasanya rutin menggunakan skincare.
Namun, ada baiknya para ibu hamil menghindari produk perawatan kulit yang mengandung retinol.
Pasalnya, bahan aktif retinol bisa terserap ke dalam aliran darah dan menembus plasenta. Hal tersebut berisiko menimbulkan efek samping bagi calon buah hati.
Dermatolog Ledy M Biomed menjelaskan, kondisi yang bisa terjadi akibat penggunaan retinol selama hamil adalah sindrom retinoid janin.
"Kondisi tersebut bisa mengakibatkan risiko bayi lahir cacat sekitar 18–28 persen," jelasnya kepada GenPI.co, Minggu (3/4).
Tak hanya itu, persentase kemungkinan sang buah hati juga bisa mengalami gangguan fungsi mental sebesar 60 persen.
"Terlalu banyak terpapar vitamin A selama kehamilan sebenarnya juga tidak terlalu baik, karena meningkatkan resiko keguguran," lanjutnya.
Sebagai gantinya, Anda bisa menggunakan produk yang mengandung asam alfa-hidroksi (AHA) dengan kadar rendah jika ingin mengeksfoliasi kulit.
"AHA termasuk kandungan yang aman digunakan saat hamil. Namun, tetap digunakan dengan dosis yang tidak berlebihan," tuturnya.
Lebih lanjut, Ledy menilai bahwa penting untuk ibu hamil untuk melakukan konsultasi dengan dokter sebelum mengambil tindakan apa pun.
“Hal itu agar tidak menganggu kesehatan sang calon buah hati,” ungkapnya. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News