Atasi Polusi, Anies Butuh Bantuan Avatar Aang : Pengendali Udara?

05 Agustus 2019 08:19

GenPi.co - Status udara DKI Jakarta berada dalam kategori tidak sehat, berdasarkan laporan AirVisual pada tanggal 29 Juli 2019. Tak hanya itu, sejumlah elemen masyarakat juga menuntut pemerintah pusat serta pemprov DKI Jakarta untuk memperbaharui standar baku mutu udara, lewat sidang gugatan polusi udara, yang digelar secara perdana di PN Jakarta Selatan, Kamis (1/8). 

Terkait hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Instruksi Gubernur DKI Jakarta No. 66 tahun 2019, tentang pengendalian kualitas udara. Upaya Anies nampak seperti mewujudkan tokoh pengendali udara Avatar Aang untuk atasi polusi.

Baca juga :

Taylor Swift di Film Cats, Fenomena Kocheng Oren Tembus Hollywood

Video Lucu Penjual Petasan Peragakan Bunyinya, Bikin Ngakak!

Jan Ethes yang Imut, Ancam Popularitas Om Kaesang Pangarep

Perihal instruksi tersebut disampaikan oleh Yogi Ikhwan, Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta (2/8). 

“Pak Gubernur sudah mengeluarkan Instruksi Gubernur No.66 tentang Pengendalian Status Udara. Jadi organisasi perangkat daerah yang terkait dilibatkan untuk melakukan upaya pengendalian status udara, karena pendekatannya multi sektor.” Kata Yogi kepada GenPi.co (2/8). 

Salah satu instruksi yang dikeluarkan oleh Gubernur DKI Jakarta adalah perluasan kebijakan ganjil genap selama musim kemarau. Menurut Yogi, aturan ganjil genap yang sudah diterapkan sejak perhelatan Asian Games 2018 lalu, terbukti telah mengurangi kadar polusi udara di beberapa kawasan. 

“Ya terbukti sangat berpengaruh. Maka dari itu gubernur mengintruksikan untuk melakukan perluasan kebijakan ganjil genap selama musim kemarau, dan peningkatan tariff parkir di wilayah yang terlayani angkutan umum,” ujarnya. 

Yogi mengungkapkan bahwa dari sejumlah kajian, penyumbang utama polusi udara di Jakarta adalah tranportasi. Maka dari itu, pihak Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta akan fokus untuk melakukan pembenahan transportasi untuk mengurangi polusi udara di Jakarta. 

“Sumber polusi utama Jakarta itu dari transportasi. Nah ketika masyarakat menggunakan transportasi publik dan mengurangi kendaraan pribadi pasti konsentrasinya juga akan turun,” kata Yogi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co