GenPI.co - Memuaskan pasangan dalam hubungan ranjang tak hanya berfungsi untuk melepaskan hormon kebahagiaan, melainkan bisa menentukan kesuburan seorang wanita dalam kehamilan.
Untuk menciptakan hubungan yang berkualitas, bisa dilakukan dengan beragam cara salah satunya mengetahui titik kenikmatan sang istri. Beberapa area dipercaya dapat membuat wanita lekas mencapai puncak kenikmatan.
Penasaran mana saja? Yuk ketahui 5 titik sensitif pada wanita yang membuatnya mudah mencapai klimaks dilansir dari Women's Health.
Bibir
Bibir memang merupakan bagian tubuh yang seksi, namun bukan berarti kamu bisa menciumnya dengan asal-asalan. Jika ingin aman, lakukan ciuman secara perlahan dan nikmati rasanya. Untuk menunjukkan gairah, kamu bisa meningkatkan ritmenya.
Telinga
Telinga, walau ukurannya kecil dan terkesan nggak seksi, namun indra pendengaran ini adalah salah satu bagian tubuh yang paling sensitif dan bisa membuatnya bergairah jika kamu melakukannya dengan benar.
Klitoris
Klitoris dikenal sebagai salah satu pusat titik rangsang istri. Terdapat lebih dari 8.000 ujung saraf di bagian ini. Memvariasikan derajat tekanan dan sentuhan pada klitoris pun diyakini bisa menimbulkan berbagai variasi rangsang juga.
Mulailah merangsang area klitoris dengan menggunakan jari. Di waktu ini, lakukan gerakan dengan lambat dan tekanan ringan. Setelah itu, variasi gerakan dan tempo bisa disesuaikan dengan yang disukai masing-masing pasutri.
Perut
Siapa sangka bahwa perut juga menjadi salah satu titik rangsang yang sensitif bagi para istri. Selain sentuhan dengan menggunakan tangan, kecupan di area ini juga disukai oleh istri.
Namun kadang-kadang tidak semua perempuan menyukai hal ini. Terlebih bagi perempuan yang sudah pernah hamil dan melahirkan, rasa tidak percaya diri dengan bentuk perut kerap membuat area ini justru dihindari saat berhubungan intim.
Tangan dan jari-jemari
Pakar terapi seks di Los Angeles, Shannon Chavez, menyebutkan tangan dan jari-jemari juga bisa menjadi salah satu titik rangsang istri yang kerap terlupakan.
Padahal tangan dan jari-jemari juga memiliki ujung saraf, sehingga sentuhan dan kecupan di area ini juga bisa mengirimkan sinyal pelepas hormon ke otak.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News