GenPI.co - Musisi Anji mengaku sudah menerapkan sistem direct license dalam tiga tahun ke belakang.
Mantan vokalis grup band Drive itu mengaku tidak mempunyai kesulitan saat menerapkan sistem direct license.
"Saya sudah memberlakukan ini, sudah mempraktikkan ini, dan enggak ribet,” kata Anji, Kamis (27/2).
Anji menjelaskan sistem direct license justru memudahkan karena pembayaran royalti lagu bisa selesai dengan cepat.
Sebab, penampil tidak perlu melibatkan pihak lain ketika ingin memberikan royalti kepada pencipta lagu.
Anji menilai promotor konser musik sering tidak mempunyai koneksi dengan label rekaman maupun pencipta lagu.
"Jika EO yang meminta izin, itu akan sulit,” ujar Anji.
Anji menjelaskan banyak event organizer yang tidak berkecimpung di industri musik.
“Misalnya, acara wedding, pameran, acara pensi, dan lain-lain," kata Anji.
Anji juga menyebut event organizer belum tentu mempunyai nomor handphone pencipta lagu.
“Dari artis atau manajemen sangat mudah, terkoneksi. Ekosistemya terhubung," ujar Anji. (mcr31/jpnn)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News