Bulan November adalah waktu paling tepat untuk mengeksplorasi pesona Sungai Mahakam di Samarinda adalah pada bulan November ini. Pastikan berada di ibukota Kalimantan Timur itu antara tanggal 2 hingga 4. Pasalnya, Festival Mahakam akan mewarnai tempat itu.
Beragam parade budaya khas Kaltim berikut aneka lomba siap digelar untuk memanjakan wisatawan. Begitu juga aneka hiburan tak lupa dipersembahkan. Eksotisme Sungai Mahakam akan tersaji lengkap di event ini.
Kepala Dinas Pariwisata Samarinda, HM Faisal mengatakan, gelombang keseruan Festival Mahakam 2018 akan mengubah sungai ini layaknya sebuah panggung hiburan raksasa. Pihak panitia telah menyiapkan 30 acara dalam tiga hari pelaksanaannya. Dimana nantinya event-event tersebut dibagi menjadi 3 kelompok berdasarkan lokasi pelaksanaannya.
Yang pertama adalah acara di Sungai Mahakam. Lalu juga ada event yang dilaksanakan di tepian Sungai Mahakam. Selain itu ada juga spesial event, yang diselenggarakan di 13 venue di Kota Samarinda.
Ada pula tiga event yang secara khusus akan mengangkat tema Mandau, senjata khas Suku Dayak. Ada Parade 1.000 Mandau, Mini Expo Mandau dan History Ritual Mandau. Selain itu juga terdapat offroad adventure 'Lamin to Lamin', yang nantinya finish pada puncak penutupan festival.
Namun, tidak hanya itu, Festival Mahakam juga menyiapkan beberapa acara khusus untuk anak-anak TK maupun SD. Namanya Kids Zone yang kegiatannya berpusat di Bigmall, Samarinda.
"Kami persembahkan ada 4 acara yang khusus untuk anak-anak. Semua lomba ini untuk anak SD dan TK sederajat," kata Faisal.
Untuk anak TK, digelar lomba mewarnai. Lomba ini dimeriahkan dengan pentas seni yang juga dilakoni anak-anak TK. Selanjutnya ada lomba menggambar dengan connector pens, berjudul Family Art Competition.
Menariknya, dalam lomba menggambar ini, orangtua juga dipersilakan terlibat. Anak dan orangtuanya akan berkolaborasi menghasilkan karya gambar yang akan dinilai oleh Dewan Juri.
“Lomba menggambar anak dan orang tua ini, terasa spesial banget karena hadiah utama nasionalnya ke Hongkong Disney Land. Tahun lalu, hadiahnya ke Thailand dan sebelumnya tamasya ke Bali yang dimenangkan anak-anak Samarinda,” ungkap Faisal.
Ada pula Lomba Dengar Hitung dan Ranking#1 English. Dimana lomba ini juga akan diikuti oleh anak-anak berkebutuhan khusus.
“Lomba Dengar Hitung Pakai Alat Bantu untuk anak SD kelas 1-3 sedangkan yang Tanpa Alat Bantu untuk anak SD kelas 4-6. Kemudian Ranking#1 English-nya untuk anak-anak SD kelas 3-6,” ujar Faisal.
Sementara itu, anak-anak yang senang seni tari bisa mengikuti gelar Lomba Tari Kreasi Daerah Kaltim tingkat SD/MI. Lomba ini bagian dari upaya untuk pelestarian budaya nusantara. Ada juga Pemecahan Rekor MURI, yakni merias kue terbanyak anak-anak.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News