GenPI.co - Persiapan Kejuaraan Dunia Esport alias IESF Esports World Championship 2022, yang akan digelar di Bali pada 20-27 November 2022 belum mencapai 50 persen.
"Baru sekitar 40 persen," ujar Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) Frengky Ong, Kamis (14/7).
Frengky menjelaskan gamer dari 120 negara akan mengikuti Kejuaraan Dunia Esport di Bali.
Namun, pihaknya harus menyelesaikan persiapan dari sisi regulasi dan birokrasi.
Menurut Frengky, mendatangkan peserta dari 120 negara bukanlah pekerjaan muda.
“Kami harus mempersiapkan segala sesuatunya menjadi lebih baik lagi," tutur Frengky.
Hingga saat ini pihaknya juga belum bisa menentukan lokasi Kejuaraan Dunia Esport.
Frengky mengatakan PB ESI masih mencari tempat terbaik untuk menggelar kejuaraan itu.
Menurut Frengky, pihaknya sudah sampai taraf survei ketiga soal lokasi turnamen esports.
“Kami harus cek juga jaringannya keamanan-keamanannya dari peserta," kata Frengky. (ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News