GenPI.co - Kehadiran RamenYA di Kota Solo menambah daftar kuliner khas Jepang dalam beberapa bulan terakhir ini.
RamenYA! yang hadir di Kota Solo ini menjadi cabang ke-52 dengan mengusung konsep ramen Jepang yang halal dan ramah di kantong bagi pencinta kuliner.
Marketing Manager RamenYA, Irma Amalia mengatakan Kota Solo dipilih lantaran peminat mi ramen cukup banyak dan khususnya bagi kalangan milenial.
“Satu hari itu kita mampu menghabiskan 30 kg mi atau setara 300 porsi ramen, kalau opening hari pertama seperti saat ini sekitar 35 kg sd 40 kg mi,” ucapnya dikutip GenPI.co, Sabtu (24/9).
Bahkan menurut Irma Amalia, total menu varian ramen yang dihadirkan RamenYA hampir 30 an lebih.
"Di RamenYA kita ada juga nasi, jadi kalau di total bisa sampai ada 80-an menu," tandasnya.
Lebih lanjut, Irma mengatakan Ramen di outlet-nya ini sudah diesuaikan dengan lidah Indonesia, yakni lebih gurih dan memiliki banyak varian spicy-nya.
"Pencinta ramen bisa mencoba Legendary Chicken Ramen, dimana kuah kaldu asli yang disajikan sangat gurih dan membuat ramen ini menjadi best seller," terangnya.
Irma menambahkan, mi ramen yang dihadirkannya pun halal dan tidak mengandung mirin.
"Ramen YA! tidak menggunakan bahan-bahan yang mengandung pork, lard, alcohol, shoyu, mirin, sake, ataupun angciu," ucapnya.
Dengan hadirnya cabang ke 52 ini, RamenYA Menargetkan menjadi outlet ramen terbanyak di Indonesia, dengan menghadirkan ramen murah dan enak. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News