GenPI.co - Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira menilai fitur Paylater sebagai salah satu pemikat pembeli di e-commerce.
Menurut Bhima, kehadiran fitur tersebut membuat masyarakat mempertimbangkan untuk berbelanja di suatu platform e-commerce.
"Ke depan mungkin tidak hanya e-commerce, edutech juga harus punya fitur tersebut," ujar Bhima kepada GenPI.co, Kamis (9/6).
Menurut ekonom muda itu, perusahaan startup yang tidak mampu memberikan fasilitas tersebut bisa ditinggal konsumen.
Selain itu, Bhima juga membeberkan keuntungan platform e-commerce yang memiliki fitur paylater.
"Dari sisi makro ada 47 juta orang dalam karegori underbanked yang punya rekening,” bebernya.
Bhima menilai hal tersebut membuat paylater memiliki ruang untuk bertumbuh hingga dua kali lipat pada 2024.
"Kenaikan signifikan karena tidak hanya diadopsi oleh e-commerce yang akan gunakan fitur paylater," jelasnya.
Keuntungan paylater sendiri bisa dirasakan oleh masyarakat dan pelaku e-commerce.
Menurutnya, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan mereka secara cepat tanpa cashflow.
Sementara, e-commerce bisa membantu meningkatkan nilai rata-rata serta frekuensi pembelanjaan dengan penawaran lebih luas. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News