Aksi Ambil Untung Investor, Harga Minyak Dunia Merosot

16 Mei 2022 10:24

GenPI.co - Harga minyak mentah dunia merosot pada Senin (16/5) seiring aksi ambil untung para investor.

Meski begitu, kekhawatiran pasokan global masih membayangi seiring langkah Uni Eropa yang bersiap untuk melarang impor minyak dari Rusia.

Harga minyak mentah berjangka Brent turun 64 sen atau 0,6 persen menjadi USD 110,91 per barel.

BACA JUGA:  Harga Minyak Dunia Bervariasi, Brent Turun Tipis

Sementara itu, minyak mentah berjangka west texas intermediate (WTI) Amerika Serikat (AS) melorot 60 sen atau 0,5 persen menjadi USD 109,89 per barel.

Kedua harga acuan itu melonjak sekitar 4 persen Jumat (13/5) lalu atau naik lebih dari USD 1 per barel.

BACA JUGA:  Pasokan Ketat, Harga Minyak Dunia Naik Tajam, Jadi Sebegini

"Pasar minyak diperkirakan naik minggu ini karena larangan yang tertunda oleh Uni Eropa terhadap minyak Rusia," kata Kazuhiko Saito, kepala analis di Fujitomo Securities Co Ltd.

Uni Eropa memastikan embargo bertahap terhadap minyak Rusia berlaku bulan ini.

BACA JUGA:  Kilang Minyak Pertamina Balikpapan Meledak, 1 Tewas, 5 Luka Berat

Hal itu di tengah kekhawatiran pasokan minyak yang ketat di Eropa timur.

Pekan lalu, Moskow menjatuhkan sanksi pada beberapa perusahaan energi Eropa, sehingga menambah kekhawatiran tentang ketatnya pasokan minyak.

Sementara itu, bensin berjangka AS kembali mencatat rekor tertinggi pada Senin (16/5) karena penurunan stok memicu kekhawatiran pasokan.

"Harga minyak tetap bullish, terutama kontrak jangka pendek WTI karena harga bensin AS terus naik," ujar Saito dari Fujitomi Securities.

Perusahaan energi AS pekan lalu menambahkan rig minyak dan gas bumi selama delapan minggu berturut-turut.

Hal ini menyusul harga yang tinggi dan dorong oleh pemerintah federal mendorong pengeboran untuk kembali sumur eksploitasi.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Ranto Rajagukguk

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co