GenPI.co - Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangna hari ini.
Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan menuturkan IHSG akan bergerak di level support 6.725 dan resistance 6.725.
Dia mengatakan IHSG membentuk pola inverted dragonfly doji pasca coba tutup gap ke 6.920 pada Rabu (11/5).
Secara teknikal, pola ini mengindikasikan pelemahan.
"Akan tetapi, kondisi overbought pada Stochastic RSI dan meredanya tekanan jual investor asing pada Rabu (11/5) membuka peluang IHSG untuk kembali mencoba menutup gap ke 6.920," kata dia dalam risetnya, Kamis (12/5).
Dia menyatakan pasar mulai merespons data-data ekonomi domestik yang relatif solid.
Terbaru, indeks kepercayaan konsumen Indonesia naik ke 113,1 pada April 2022, dari 111 di Maret.
Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,01 persen yoy pada kuartal I 2022.
Realisasi itu lebih tinggi dari ekspektasi yang sebesar 5 persen yoy.
Data-data ini menunjukan demand domestik dapat menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia, di tengah kecenderungan penurunan demand eksternal.
Sebelumnya, indeks manufaktur Tiongkok turun ke 47,4 pada April 2022, dari 49,5 di Maret.
Sementara itu, indeks manufaktur AS turun ke 55,4 pada April 2022, dari 57,1 di Maret.
Oleh sebab itu, saham-saham yang berkorelasi dengan konsumsi masyarakat dapat diperhatikan.
Saham-saham di antaranya, AALI, LSIP, SIMP, SSMS, INDF dan UNVR.
BBCA juga sudah menutup gap, ada potensi rebound lanjutan. BBNI, BBRI dan BMRI masih berpeluang kembali coba menutup gap pada Kamis (12/5).(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News