Wall Street Melemah di Akhir Perdagangan, Ini Penyebabnya

06 Januari 2022 10:04

GenPI.co - Wall Street melemah di akhir perdagangan, Rabu/Kamis pagi WIB (6/1).

Wall Street melemah setelah risalah pertemuan Federal Reserve mengisyaratkan bank sentral bisa menaikkan suku bunga lebih cepat dari yang diperkirakan.

Indeks Dow Jones Industrial Average anjlok 392,54 poin atau 1,07 persen. Kini menetap di 36.407,11 poin.

BACA JUGA:  Kurs Rupiah Rabu (5/1) Dibayangi Naiknya Suku Bunga The Fed

Indeks S&P 500 kehilangan 92,96 poin atau 1,94 persen. Kini berakhir di 4.700,58 poin.

Indeks Komposit Nasdaq terperosok 522,54 poin atau 3,34 persen. Kemudian ditutup di 15.100,17 poin.

BACA JUGA:  Prediksi Harga Kripto Bitcoin Setelah The Fed Rilis Kebijakan

Dalam risalah hasil dari pertemuan kebijakan The Fed pada 14-15 Desember lalu, pembuat kebijakan bank sentral mengatakan pasar kerja yang sangat ketat dan inflasi yang tidak mereda mengharuskan The Fed untuk menaikkan suku bunga lebih cepat.

The Fed juga mungkin harus mengurangi kepemilikan aset secara keseluruhan sebagai remnya.

BACA JUGA:  Dolar AS Sedikit Melemah, Penyebabnya The Fed?

Menurut Kepala Investasi Lenox Wealth Advisors David Carter, indikasi kekhawatiran The Fed tentang inflasi menciptakan pandangan bahwa The Fed akan mengetatkan kebijakan pada 2022.

Dia menyebutkan, risalah tersebut lebih hawkish dari yang diperkirakan.

Kenaikan suku bunga meningkatkan biaya pinjaman untuk bisnis dan konsumen.

Suku bunga yang lebih tinggi dapat menekan kelipatan saham, terutama untuk sektor teknologi dan saham pertumbuhan lainnya. (ant)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Novianti Siswandini

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co