IHSG Melemah, Analis Saham Ungkap Penyebabnya

02 September 2021 16:17

GenPI.co - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan hari ini kembali melemah.

IHSG pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (2/9/2021) turun 12,70 atau 0,21 persen menjadi 6.078,23.

Gerak IHSG

BACA JUGA:  Bukan Bitcoin, 3 Kripto Ini Diprediksi Beri Cuan di September

2 September: 6.078
1 September: 6.090
31 Agustus: 6.150
30 Agustus: 6.144

Sektor teknologi, konsumer siklikal, keuangan, properti bergerak negatif dan mendominasi penurunan IHSG kali ini.

BACA JUGA:  Emak-emak Menangis, Harga Emas Antam Tinggalkan Lagi Posisi Ini

Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp 91 miliar.

Maximilianus Nico Demus, Direktur Research & Investment PT Pilarmas Investindo Sekuritas mengatakan sejumlah sentimen memengaruhi gerak IHSG hari ini.

BACA JUGA:  Target Jokowi Tercapai, Kurs Rupiah/USD Langsung Kinclong

Pertama, pergerakan pasar saham Asia didominasi oleh penguatan menjelang penutupan akhir pekan.

Kedua, pelaku pasar juga mencermati keputusan OPEC+ yang melanjutkan kebijakan penghapusan rekor pengurangan produksi dengan menambahkan 400 ribu barel per hari setiap bulan ke pasar.

“(Ketiga) dari dalam negeri, pergerakan IHSG kembali tertekan pada sepanjang sesi II,” kata Analis Saham, Nico dalam risetnya yang diterima GenPI.co, Kamis (2/9/2021).

Upaya pemerintah, ujar dia, dalam penanganan pandemi menjadi kunci terhadap pemulihan industri pariwisata.

Saat ini laju kedatangan turis masih belum mengalami perbaikan dimana penurunan terus terjadi, hingga penutupan semester I-2021.

Tercatat penurunan sepanjang bulan Juli sebesar 10,77 persen yoy.

Adapun jumlah kedatangan melalui udara di Bali yang berperan sebagai pusat industri pariwisata Indonesia, ujar dia, turun 100 persen menjadi ke angka terendah.

Sebaliknya, jumlah kedatangan turis di Jakarta mengalami kenaikan sebesar 75,25 persen menjadi 5.466.

Batam menjadi kota nomor 2 yang mengalami kenaikan jumlah kedatangan turis, yang tercatat naik 183,3 persen menjadi 153.

“Jika mengacu pada data BPS, penurunan jumlah turis sebagian besar dari Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand. Sementara tumbuh dari Vietnam. Pada periode Januari-Juli, kunjungan wisatawan turun 71,42 persen,” beber Nico.

Berikut saham LQ45 yang yang mendominasi penguatan pada hari ini antara lain MEDC, INKP, SMRA, BSDE, TOWR. Sedangkan saham-saham yang medominasi penurunan diantaranya ERAA, ANTM, PTPP, WIKA, GGRM.

Sepanjang perdagangan hari ini, saham yang mengalami penguatan terbesar diantaranya AYLS, ICON, KIOS, WMUU, BEBS. Untuk saham-saham yang mengalami penurunan terbesar diantaranya UVCR, HAIS, BABP, BGTG, LAND. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Linda Teti Cordina

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co