GenPI.co - Kapitalisasi pasar (marketcap) aset kripto yang terdiri dari Bitcoin dan altcoin yang tercatat kembali melewati USD 2 triliun atau sekitar Rp 29 ribu triliun.
CEO Indodax Oscar Darmawan mengemukakan, peningkatan tersebut seiring dengan reli atau bullish (kenaikan terus menerus, Red) harga Bitcoin selama beberapa pekan terakhir.
Dia mengemukakan Ether (ETH) juga mengalami kondisi yang sama.
“Pada Rabu (18 Agustus 2021), harga Bitcoin mencapai Rp 650 jutaan dan harga Ether Rp 44,5 jutaan,” kata Bos Indodax, Oscar Darmawan dikutip dari siaran persnya, Rabu (18/8/2021).
Bitcoin dan Ether kembali melesat harganya. Padahal, ujar dia, pada Mei 2021 sempat terjadi penurunan harga Bitcoin dan altcoin.
Saat itu, Bitcoin menyentuh Rp 460 juta dan Ether Rp25 jutaan.
“Menjadi momen baik bagi trader untuk membeli aset kripto dengan harga murah. Sekarang terjadi kenaikan cukup signifikan yang membuat para trader mendapatkan keuntungan bagi yang memanfaatkan momen tersebut,” ujar Oscar.
Marketcap kripto pun menyentuh USD 2 triliun.
“Selain dari ritel, juga dari dorongan berbagai institusi khususnya perbankan global mulai masuk ke investasi aset kripto,” kata Oscar.
Di antaranya adalah JP MOrgan dan Bank of America menjadi bank pertama yang mengelola Bitcoin dan altcoin sebagai produk investasi.
Ini terjadi karena tingginya permintaan klien atau customer tentang investasi Bitcoin di Amerika Serikat.
“Selain dari itu tercatat ada beberapa bank lain juga tertarik melakukan hal serupa mengikuti langkah dari Bank JP Morgan dan Bank of America,” kata Oscar. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News