GenPI.co - Dunia perkuliahan identik dengan senioritas. Hal itu pernah aku alami saat masih berkuliah dahulu.
Saat itu aku menjadi seorang senior dan jatuh hati dengan juniorku saat malam keakraban di kampus. Berbagai cara aku lakukan untuk mendapati hati.
Paling jelas, sikap seenaknya kadang suka aku lakukan kepada wanita bernama Laras yang merupakan juniorku itu.
Pasalnya, aku kerap meminta tolong seenak-enaknya tanpa memandang dirinya wanita. Tujuanku cuma satu, Laras punya kesibukan denganku.
"Laras harus dekat denganku," pikirku.
Saat itu aku ingin sekali makan cilok dan akhirnya meminta Lara untuk membeli.
Karena, perintahku sebagai senior, Laras akhirnya menuruti untuk membeli.
"Siap kak, Laras belikan," katanya setelah aku perintah.
Akan tetapi, Laras salah beli cilok yang aku minta. Karena, cilok yang dirinya beli sangat pedas dan aku tidak suka.
"Kamu mau buat saya sakit perut," kataku.
"Maaf, kak," timpalnya Laras.
Akhirnya aku menyuruh Laras menghabiskannya depanku. Dia dengan terpaksa memakan cilok pedas itu.
Suap demi suap Laras lahan dan akhirnya tubuhnya mulai berkeringat. Desahan manja pun keluar dari mulut mungilnya.
"Ahh, ahhh, pedas juga kak," katanya.
"Habiskan!" Tegasku.
Ternyata, Laras memang penggila pedas dan dia sangat menikmati cilok pedas itu.
"Aku suka banget kak, makasih ya kak," katanya.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News