GenPI.co - Forbes menyatakan lebih dari setengah transaksi Bitcoin di seluruh dunia ternyata palsu.
Majalah terkemuka di dunia tersebut mengacu data dari 157 situs jual beli mata uang kripto di dunia.
Forbes menyebut volume harian Bitcoin secara global mencapai USD 128 miliar per 14 Juni 2022.
“Angka itu 51 persen lebih rendah dari USD 262 miliar yang akan didapat dengan mengambil jumlah volume yang dilaporkan sendiri dari berbagai sumber,” tulis Forbes sebagaimana dilansir Washington Times, Kamis (22/9).
Menurut Forbes, kendala terbesar ialah regulasi yang kurang. Akun exchange yang memenuhi regulasi dengan nilai USD 89 miliar mengeklaim bisa mendapatkan USD 217 miliar.
Menurut para ahli, pelaku industri Bitcoin melakukan pencucian transaksi dan menjual aset kepada diri sendiri.
Tujuannya ialah untuk menggelembungkan nilai aset. Hal itulah yang membuat nilai aset menjadi berbeda.
Sebelumnya, modus pencucian perdagangan yang merajalela sudah mendapatkan kecaman luas.
Situs pelacakan NFT Cryptoslam menemukan 95 persen transaksi di platform NFT LooksRare diperdagangkan dengan cara pencucian pada April 2022.
“Dalam beberapa kasus, bot perdagangan melakukan pencucian perdagangan dalam token dan meningkatkan volume,” tulis Forbes. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News