GenPI.co - Memulai bisnis bersama dengan teman bukanlah hal yang mudah.
Pasalnya, kamu perlu seorang yang benar-benar cocok guna memiliki misi dan visi yang sama. Dengan begitu, usaha terbangun dan berjalan lancar.
BACA JUGA: Takdirnya Berbalik! Awalnya Sering Tidur di Jalanan Kini Miliuner
Hal demikian yang dirasakan oleh dua sahabat sejak duduk di bangku kuliah, yakni Jane Sulwin dan Andres Suliano.
Jane dan Andres juga mempunyai hobi yang sama, antara lain nongkrong di bar.
Memasuki masa pandemi, keduanya mulai merasa kangen ingin kumpul bersama sambil menikmati minuman favoritnya.
Sayangnya, hal tersebut tidak bisa dilakukan karena banyak bar dan kafe sempat tutup, karena diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
"Jadi waktu lockdown pertama kali, bingung banget mau hangout dimana karena semua tempat tutup. Dan we assume semua orang punya masalah yang sama, so terlahirlah Moonshine's pada April 2020," ujar Andres Suliano kepada GenPI.co, Minggu malam (8/11/2020).
Moonshine's adalah minuman koktail dalam botol, yang dijual secara online atau lewat media sosial. Moonshine's hadir saat kopi siap saji botolan yang dijual online lagi marak di tengah pandemi.
BACA JUGA: Awalnya Suporter Bola, Pemuda Gagah Ini Sukses Bisnis Clothing
Kedua sahabat ini memutuskan memberi nama Moonshine's, karena merupakan produk koktail home made dengan salah satu resep sejenis yang tidak bisa didapatkan di bar atau toko-toko manapun.
Target pasar dari produk minuman ini tentunya umur 18 tahun ke atas.
"Pencinta koktail bisa bedain sirup sama yang asli. Karena kami percaya, banyak banget yang jualan koktail botolan," lajut Andres.
Jane menjelaskan, proses dari pembuatan Moonshine's cukup panjang, namun mereka memastikan bahwa pembuatan tetap aman agar dapat disajikan secara fresh hingga sampai ke tangan konsumen.
"Kami selalu pakai ingredients yang fresh dan gampang rusak kalau kelamaan. Contohnya spasibo base, ingredient-nya itu susu murni full cream. Jadi enggak bisa distok banget," ucap Jane.
Untuk harga Moonshine's dibanderol harga Rp 100 ribu perbotolnya berisi 250 ml..
Dari usaha yang dibangun saat pandemi ini Jane mengungkapkan sudah mendapatkan keuntungan, karena sudah memiliki pasarnya sendiri.
Walau tidak jarang mengalami masalah seperti botol pecah saat pengiriman, kedua sahabat ini tidak berhenti untuk menjalami bisnis bersama.
Andres memiliki harapan ingin serius dengan brand Moonshine's,
"Kami lagi proses diskusi dengan tim untuk coba stocking ke store besar atau bottleshops, lalu juga lagi perdalam info tentang cara penyegelan botol supaya fresh ingredients dan rasanya tetap terjaga. Jadi semuanya bisa dapetin Moonshine's kapan pun dimana pun," tutupnya. (*)
Foto: SC IG @moonshines.co
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News