GenPI.co - Farida Achmad merupakan pengusaha sukses yang layak dijadikan teladan oleh siapa pun.
Selain sukses sebagai pengusaha, wanita kelahiran Jakarta tersebut juga mempunyai jiwa sosial yang sangat tinggi.
BACA JUGA: Pernah tak Digaji, Ayu Jadi Pengusaha Sukses Beromzet Wow Banget
Salah satunya adalah membuat program bantuan sosial dengan memberikan paket sembako untuk para vendor dan partner.
Selain itu, wanita kelahiran 25 April 1977 tersebut juga membuat kegiatan amal lainnya bagi yang membutuhkan.
Program-program itu dijadikan kegiatan corporate social responsibilty (CSR) tahunan dari Absolute EO Group yang saat ini telah memasuki gelombang kedua.
Siapakah Farida? Dia adalah pengusaha yang sangat kondang di bidang event organizer.
Dia awalnya menggeluti usaha broadcasting. Inovasi menjadi kunci keberhasilan Farida.
“Saya menjadikan langit sebagai batasan,” kata Farida beberapa waktu lalu.
Wanita berjuluk Ibu Cantik Rock and Roll itu selalu berusaha mencari inovasi terbaru demi memuaskan pelanggan.
Farida juga merambah bisnis wedding organizer. Sudah banyak artis yang menggunakan jasanya.
Di antaranya adalah Rio Dewanto, Uya Kuya, Andre Taulany, Aldi Bragi, dan Surya Saputra.
Dia lantas membangun event organizer bernama Absolute pada 2002 silam.
Salah satu proyek lini usaha Absolute adalah Lemari Musik-Volume I Retro Pop pada awal 2020.
Acara itu merupakan perayaan 17 tahun Absolute Event. Bintang tamu yang menghibur penonton adalah Sheila On 7, Reza Artamevia, dan Feel Koplo.
Kesuksesan membangun bisnis membuat Farida seolah bisa melakukan segalanya.
Berlibur, misalnya. Dia gemar berlibur bersama keluarga ke berbagai penjuru dunia.
Meskipun demikian, dia juga sangat haus pendidikan. Saat ini Farida tengah menempuh pendidikan S-2 Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana.
Farida juga membuat konten YouTube yang isinya sangat kreatif dan edukatif.
Selain itu, Farida menggaet para pelaku bisnis di dunia entertainment dan travel.
BACA JUGA: Dulu Kuli, Kini Pengusaha Sukses Beromzet Miliaran Sebulan
Caranya adalah dengan membentuk grup bernama Red Rangers, para pejuang praktisi di zona merah. (jos/jpnn)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News