GenPI.co - Semakin meluasnya penyebaran covid-19 di wilayah Jawa Barat telah memberikan dampak terhadap perekonomian Jawa Barat, khususnya terhadap industri manufatur, perdagangan, hotel dan restoran.
Di sektor perdagangan, pasar tradisional atau pasar rakyat sebagai salah satu roda perekonomian memiliki peran penting dalam membantu ketersediaan dan distribusi bahan makanan hingga ke tangan konsumen/rumah tangga.
BACA JUGA: Laju Pertumbuhan Ekonomi Menurun, Jabar Perkuat Impor Regional
Di sisi lain, sebagai tempat berlangsungnya transaksi jual beli, pasar tradisional menjadi salah satu media penyebaran covid-19 sehingga memerlukan perhatian khusus.
Memperhatikan pentingnya peranan pasar tradisional dalam menjaga pasokan dan distribusi serta stabilitas harga, Bank Indonesia melalui forum Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) turut mendukung program revitalisasi pasar sehingga pasar tradisional memiliki daya saing dan dapat berkontribusi optimal terhadap perekonomian Jawa Barat.
Dalam jangka pendek, di tengah pandemi covid-19, revitalisasi pasar dilakukan Bank Indonesia dengan memberikan bantuan berupa unit sarana cuci tangan (wastafel) portable untuk ditempatkan di pasar tradisional khususnya yang berada di kabupaten/kota yang termasuk ke dalam zona merah dan melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Pemberian bantuan dilakukan Senin (13/4/2020), di Gedung Pakuan oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Herawanto kepada Ketua Umum Jabar Bergerak sekaligus sebagai Duta Pasar Rakyat Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil, dalam keterangan resmi.
Melalui pemberian bantuan fasilitas cuci tangan ini diharapkan dapat mendukung kegiatan operasional pasar sebagai salah satu mata rantai pasokan dan distribusi bahan kebutuhan masyarakat dengan meminimalkan potensi penyebaran covid-19.
Dengan demikian, pasokan dan distribusi tetap berjalan, pergerakan harga-harga dapat terkendali dan perekonomian Jawa Barat dapat tetap bergeliat.
BACA JUGA: Gerak Cepat, Jabar Siapkan Dana Rp 10 Triliun untuk Program 2021
Bahkan setelah pandemi covid-19 ini berakhir, sejalan dengan program revitalisasi pasar, fasilitas cuci tangan portable ini tetap dapat dimanfaatkan untuk tetap menjaga kesehatan dan kebersihan pasar tradisional di Jawa Barat. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News