Wabah Covid-19 Buat Perilaku Peritel Berubah Jelang Ramadan

27 Maret 2020 15:17

GenPI.co - Terjadinya wabah virus corona (covid-19) yang juga melanda Tanah Air, telah mengubah perilaku peritel dalam pengadaan stok barang menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Pada kesepakatan yang telah ditetapkan pemerintah terkait Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2020, tertulis jika 24-25 Mei merupakan Idulfitri

“Semuanya (toko modern) sebenarnya dalam menyongsong Lebaran,” kata Staf Ahli Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Belanja Indonesia (Hippindo) Yongky Surya Susilo kepada GenPI.co, Kamis (26/3/3030).

Karena itu, ujarnya, barang keperluan Ramadan dan Idulfitri yang meningkat permintaannya, sebagian atau 50 persen telah masuk di gudang kalangan peritel.

BACA JUGA: Penampakan Mal Terkini, Pengelola: Beberapa Sudah Tutup

Diharapkan, ujarnya, separuh lagi akan dituntaskan pengadaan stoknya pada Maret 2020.

“Jadi April dan Mei siap konsumsi. Tetapi ada kejadian luar biasa. Merebak covid-19. Dan akan ada pembatasan perayaan, kumpul-kumpul, dan transportasi Lebaran. Jadi akan berubah situasinya,” ujar Yongky.

Dia mengatakan, saat ini yang menjadi prioritas adalah masalah kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Untuk itu fasilitas tempat belanja harus terus berjalan, untuk memasok kebutuhan masyarakat.

BACA JUGA: Efek Corona: Stimulus Jokowi, Termasuk Tunda Cicilan Kredit Ojol

Dikemukakan, berdasarkan kesepakatan dengan BNPB, semua toko kebutuhan sehari-hari buka seperti biasa. Karena penting mensuplai secara normal. 

“Jadi mohon koordinasi dengan apparat-apart yang sedang menertibkan orang-orang kumpul. Kalau di tempat grocery mereka belanja kebutuhan, dilancarkan saja. Karena supply chain tidak boleh shut down. Masyarakat harus makan cukup, agar vitamin dan sistem imun baik,” harap Yongky. (*
 

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Linda Teti Cordina

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co