GenPI.co - Harga emas di bursa global mulai memberikan sinyal akan meninggalkan level topnya, dan berpotensi tergusur ke bawah USD 1.500 per troy ounce.
Pada penutupan perdagangan Senin (4/11/2019), harga emas di Bursa Comex melemah USD 0,3 atau 0,02 persen menjadi USD 1,511,1 per troy ounce.
Pada hari ini, Selasa (5/11/2019), turunnya makin besar. Pukul 07.11 WIB, harga emas Comex telah turun USD 1,7 atau 0,11 persen ke USD 1.509,4 per troy ounce.
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengemukakan hubungan dagang Amerika Serikat dan China yang makin mesra menekan harga emas di pasar global.
BACA JUGA: Pasar Tunggu Data Pertumbuhan Ekonomi, Saham Ini Direkomendasi!
“Optimisme perjanjian dagang fase 1 AS Tiongkok akan segera ditandatangani di November ini, masih menjadi faktor pelemah harga emas,” ujar Ariston kepada GenPI.co, Selasa (5/11/2019).
Dikabarkan, saat ini China sedang meninjau lokasi di Amerika untuk mencari tempat dimana kesepakatan fase 1 bisa ditandatangani.
“Harga masih berpotensi turun hari ini ke area support (level bawah) di kisaran 1.490-1.500. Dengan potensi resisten (level atas) di 1.512,” ujar Ariston.
BACA JUGA: Harga Emas Naik Turun, Begini Lho Penyebabnya!
Berikut gerak harga emas Comex (USD/troy ounce)
4 November: 1.511
1 November: 1.511
31 Oktober: 1.514
30 Oktober: 1.496
29 Oktober: 1.490
28 Oktober: 1.495
25 Oktober: 1.505
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News