GenPI.co - Harga emas di pasar dunia menutup akhir pekan ini telah jatuh ke bawah US$1.500 per troy ounce.
Gold Spot pada penutupan perdangan Jumat (27/9/2019) melemah 0,5 persen ke USD1.497 per troy ounce,
Baca juga:
Logam Mulia Dunia Anjlok, Emas Antam Turun Rp 1.000 Doang
Logam Mulia Dunia Tertekan, Emas Antam Masih di Posisi Top Nih
Sementara harga logam mulia di Bursa Comex masih bertahan di angka USD1.506 dan turun cukup dalam yaitu nyaris USD9 atau 0,5 persen.
Bagaimana prediksi pergerakan harga emas di psar duni pada pekan depan?
Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim memprediksi harga emas berpeluang masih tertekan pada pekan depan.
“Untuk harga emas sepekan ini turun, (dipengaruhi) masalah Timteng kembali membaik, kekuatan indeks dolar, data ekonomi AS, PDB cukup bagus,” kata pengamat Ibrahim kepada GenPI.co, Jumat (27/9/2019).
Meski pasar komoditas juga dibayang-bayangi soal pemakzulan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
“(Minggu depan) ada indikasi harga emas masih akan jatuh secara hitungan teknikal. Stochastic masih akan jatuh. (Harga emas) kemungkinan (bisa menuju) USD1.485 per troy ounce,” kata Ibrahim.
Sementara untuk harga logam mulia di dalam negeri, Ibrahim mengemukakan akan tergantung pula dengan kurs rupiah atas dolar AS.
Berikut pergerakan harga emas Comex (USD/troy ounce):
27 September: 1.506
26 September: 1.515
25 September: 1.512
24 September: 1.540
23 September: 1.531
20 September: 1.515
Kalian wajib tonton video yang satu ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News