GenPI.co - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk resmi bergabung dalam program “Metaverse Indonesia” yang akan dipamerkan dalam ajang G20 oleh Presiden Joko Widodo pada Oktober 2022.
Dalam partisipasi tersebut, BRI bekerja sama dengan WIR Group untuk pengembangan layanan perbankan di Metaverse.
Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara BRI dan WIR Group di Kantor Pusat BRI, Jakarta, pada Selasa (8/2).
Penandatanganan MoU itu dihadiri oleh Group CEO & Co-Founder WIR Group Michael Budi, Executive Chairman & Co-Founder WIR Group Daniel Surya, serta Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani.
Handayani mengatakan bahwa BRI berkomitmen untuk hadir lebih dekat melayani masyarakat dalam menghadirkan Virtual Branch, edukasi perbankan, dan layanan digital lainnya yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja.
Digitalisasi itu pun diharapkan dapat makin memudahkan masyarakat untuk mendapat layanan perbankan secara cepat, mudah, efektif, dan aman.
“Kehadiran BRI ke dalam dunia Metaverse diharapkan bisa menjadi journey baru yang menyenangkan untuk customer sekaligus menjangkau masyarakat lebih luas lagi,” ujarnya dalam kegiatan “Penandatanganan MOU BRI x WIR Group”, Selasa (8/2).
Menurut Handayani, langkah BRI dalam program “Metaverse Indonesia” sekaligus menandai perusahaan itu sebagai bank pelopor di Indonesia yang masuk dalam dunia Metaverse.
Upaya tersebut juga demi mewujudkan visi perseroan menjadi The Most Valuable Banking Group & Champion of Financial Inclusion pada 2025.
“Inisiatif BRI dalam “Metaverse Indonesia” juga dapat mendongkrak implementasi tema G20 Indonesia, yakni Recover Together, Recover Stronger,” tuturnya.
Lebih lanjut, Handayani menegaskan kerja sama BRI dan WIR Group dapat menjadi komitmen nyata kedua perseroan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan digitalisasi layanan perbankan.
Salah satu upaya digitalisasi BRI yang menuai respon positif dari nasabah adalah kehadiran financial super apps BRImo.
“Sampai dengan akhir 2021, BRImo telah digunakan oleh 14,15 juta pengguna dengan laju transaksi yang tumbuh 66,24 persen year on year (yoy) menjadi 1,27 miliar transaksi,” paparnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News