Minyak Kayu Putih, Potensi Lain Destinasi Merauke

21 Mei 2019 15:45

GenPI.co—  Wilayah Merauke, Papua, menjadi penghasil minyak kayu putih terbesar di Indonesia. Kandungan cineolnya sangat tinggi. 

Kehangatan minyak kayu putih ini juga diperkenalkan di edisi 1 Festival Crossborder Sota 2019 yang diselenggarakan pada 14-16 Juni, di Lapangan Pattimura, Distrik Sota, Merauke, Papua. 

“Festival Crossborder Sota 2019 menawarkan berbagai kemeriahan. Selain festivalnya, eksplorasi berbagai keunikan potensi lain dari Merauke. Wilayah ini kantong penghasil minyak kayu putih terbaik,” ungkap Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh. Ricky Fauziyani, Selasa (21/5). 

Baca juga:

Pemkab Teluk Wondama Bangun 16 Homestray di Pulau Roon

Tak Sekadar Pos, PLBN Skouw Juga Destinasi Wisata

Minyak kayu putih menjadi produk unggulan asal Merauke. Hampir 95% industri produk ini berada di Merauke. Pangsa pasar utamanya adalah Tiongkok. Kapasitas ekspor ke China sekitar 2.000 hingga 3.000 liter per pengiriman. 

Pengembangan industri minyak kayu putih dilakukan di sekitar area Taman Nasional Wasur, dan sudah beroperasi 10-15 tahun.

“Minyak kayu putih yang dihasilkan Merauke memiliki kualitas tinggi. Bahan bakunya juga tersebar. Merauke memiliki banyak sekali hutan dengan pohon penghasil minyak atsiri tersebut,” kata Ricky.

Minyak kayu putih diperoleh dari hasil penyulingan daun dan ranting kayu putih. Pohon ini memiliki nama latin Melaleuca leucadendron dari keluarga Myrtaceae. 

Karakter tempat tumbuhnya tandus. Pohon ini juga tahan terhadap kebakaran. Secara umum, sebaran tempat tumbuhnya berada pada ketinggian 400 mdpl. Pohon ini dapat tumbuh di belakang hutan bakau, tanah berawa, hingga kering.

Pohon ini memiliki tinggi sekitar 10-20 meter. Kulit batangnya berlapis dengan warna putih keabuan. Bagian kulitnya terkelupas tidak beraturan. 

“Dengan karakter khasnya, melakukan trekking di hutan kayu putih tentu sangat menyenangkan. Ada banyak experience yang didapat oleh para wisatawan,” jelas Ricky.

Bila tertarik ingin menikmati sensasinya, kamu bisa berkunjung ke Taman Nasional Wasur, Sota, Yanggandur, Rawa Biru, dan Tomerau. 

Dengan aromanya yang khas, ada banyak manfaat dari produk sulingan Kayu Putih tersebut. Minyaknya bisa digunakan untuk meredam kembung, khususnya bagi para balita.

“Minyak kayu putih menjadi sisi terbaik Festival Crossborder Sota 2019. Ada banyak manfaat yang bisa didapat dari jenis minyak atsiri tersebut. Yang jelas semuanya untuk kesehatan. Minyak kayu putih harus jadi cendera mata saat berkunjung ke Sota. Secara kualitas, Minyak Kayu Putih yang dihasilkan di sini adalah terbaik,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya. 


Tonton juga video ini:

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Linda Teti Cordina

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co