GenPI.co - Pengamat politik Rocky Gerung mengaku heran dengan unggahan soal kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pernikahan artis Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah di akun Twitter resmi Sekretariat Negara.
Pasalnya, pernikahan adalah sebuah peristiwa privat yang seharusnya tak diunggah di situs atau akun resmi pemerintah.
BACA JUGA: Foto Atta-Aurel di Twitter Setneg, Ernest Meledak dan Bilang...
“Ini pernikahan abad ini atau bagaimana? Pernikahan yang resmi masuk ke fasilitas media komunikasi negara itu biasanya monumental. Sebuah peristiwa dibilang monumental kalau berurusan dengan kepentingan publik,” ujarnya dalam video di kanal YouTube Rocky Gerung Official, Senin (5/4).
Rocky menilai bahwa tidak ada kepentingan publik dalam pernikahan Atta dan Aurel.
“Kalau masuk di acara gossip, bagus itu. Sebab itu berita seleb dan kebetulan ada presiden, menteri pertahanan, dan ketua MPR,” katanya.
Ia menegaskan jika berita tersebut bisa masuk di situs atau akus resmi pemerintah, maka negara ada dalam keadaan darurat.
“Ada presiden, menhan, dan ketua MPR ada di sebuah acara privat perkawinan, itu berarti tiga petinggi negara terancam, ya,” tegasnya.
Rocky pun berkelakar bahwa bisa jadi kehadiran Presiden Jokowi, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan Ketua MPR Bambang Soesatyo dalam acara privat itu untuk mempersiapkan sidang istimewa MPR terkait periodesasi presiden tiga periode.
“Jadi, ada pertemuan begitu sekaligus. Asumsi saya begitu, karena masuk di pemberitaan resmi dari negara, jadi pasti ada sesuatu yang genting dan penting,” jelasnya.
Akademisi itu memaparkan bahwa masyarakat Indonesia yang berada di luar negeri pun bisa mengamati bahwa negaranya dalam keadaan yang sulit.
BACA JUGA: Selamat! Atta dan Aurel Resmi Suami Istri, Jokowi & Prabowo Saksi
Oleh karena itu, semua orang Indonesia peduli dengan kesulitan ekonomi, kesulitan kesehatan, dan kesulitan kekerasan terorisme yang sedang dialami oleh negaranya.
“Namun, tiba-tiba ada berita nyempil begitu dan itu melibatkan tiga pejabat tinggi negara. Jadi, sangat masuk akal jika orang mencibir kegiatan itu,” paparnya. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News