GenPI.co - Komunikolog Emrus Sihombing mengkritik kinerja tim komunikasi istana dalam program vaksinasi covid-19 di Indonesia.
Menurut Emrus, tim komunikasi istana tidak mampu memahami keinginan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
BACA JUGA: Natalius Pigai Tolak Vaksin Gratis, Eks Anak Buah SBY Bongkar Ini
"Tidak bisa membaca keinginan Jokowi, bagaimana ini menyampaikan kepada publik menjadi wacana, sehingga masyarakat bisa menerima keputusan Jokowi," katanya kepada GenPI.co belum lama ini.
Emrus menambahkan, ketidakmampuan tim komunikasi istana tersebut akhirnya menimbulkan penolakan-penolakan terkait program vaksinasi.
"Tentang vaksinasi, bukankah masih ada sekelompok masyarakat atau sebagian kecil masyarakat yang menolak vaksinasi," imbuhnya.
Emrus menambahkan, dalam proses vaksinasi tahap pertama, terdapat satu artis yang diundang pihak istana untuk divaksin.
BACA JUGA: Batam Sudah Mulai Vaksinasi, Wali Kota Pesan Hal Penting ke Warga
Namun, setelah divaksin, artis tersebut melakukan kegiatan di suatu acara dan tidak menaati protokol kesehatan.
"Padahal, sekalipun divaksin, harus tetap menerapkan protokol kesehatan. Oleh karena itu, orang yang tidak familiar dengan komunikasi, sering kali melakukan hal-hal yang bisa menimbulkan masalah baru," tegasnya.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News