GenPI.co - TNI memiliki kabar menggembirakan tentang pesawat Sriwijaya Air yang diduga jatuh di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1).
Panglima Koarmada I Laksama Muda TNI Abdul Rasyid mengatakan, pihaknya telah menemukan titik koordinat lokasi jatuhnya pesawat.
BACA JUGA: Harapan Keluarga Kapten Sriwijaya Air Sangat Menyentuh
Saat ini pasukan elite TNI dari Kopaska dan Denjaka juga terus mencari korban dan puing pesawat.
"Semuanya merupakan potensi SAR. Apa pun yang dilakukan, kami akan sampaikan kepada pihak Basarnas," kata Rasyid.
TNI tidak sendirian mencari korban dan pesawat Sriwijaya Air, tetapi melibatkan unsur lain.
Salah satunya ialah Polri yang menerjukan 60 penyelam tangguh untuk membantu pencarian.
"Ada 60 orang penyelam yang sudah disiapkan," kata Kapolda Metro Jaya Fadil Imran.
Dia menambahkan, tim penyelam itu memiliki kemampuan pencairan dan penyelamatan (search and rescue/SAR) di laut.
BACA JUGA: Kader Hanura Jadi Korban Penumpang Pesawat Sriwijaya Air
Mereka ikut bersama kapal dari Polair Mabes Polri dan berkoordinasi dengan tim dari Koarmada I.
Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 sendiri mengangkut 46 penumpang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi, pilot, kopilot, satu petugas keselamatan penerbangan (safety flight officer), dan tiga awak kabin. (ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News