Pencak Silat jadi Ekstrakurikuler Sekolah

12 Maret 2019 07:21

Pencak Silat merupakan seni bela diri yang menjadi warisan bagi masyarakat Minangkabau, Sumatra Barat. 

Silat biasanya, bagi masyarakat dahulu dipelajari di surau. namun, seiring bergulirnya zaman, budaya tersebut mulai memudar. Untuk melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya itu, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mencanangkan pencak silat masuk kedalam ekstrakurikuler.

"Saya berkeinginan olahraga pencak silat masuk dalam ekstrakurikuler sekolah untuk tingkat sekolah SD, SMP, dan SMA,"ujar Irdinansyah Tarmizi, Bupati Tanah Datar baru-baru ini.

Baca juga: Cegah Nikah Dini, Tanahdatar Gelar Event Duta GenRe Luhak Nan Tuo 2019

Bupati menyebutkan, pencat silat sebagai tradisi asli Minangkabau sudah seharusnya menjadi bagian ekstrakurikuler di sekolah, hal itu guna pembinaan moral pelajar. 

Ia menilai, adanya ekstrakurikuler pencak silat di sekolah, dan program rumah tahfiz di Tanah Datar sebagai wadah untuk menjadikan anak seorang penghafal Quran adalah kombinasi tepat untuk membina karakter.

“Kalau hati mereka sudah dibekali dengan Alquran, fisiknya sudah dibekali dengan silat, maka mereka akan menjadi pribadi yang kuat dalam memperjuangkan bangsa. Kalau dulu kita belajar silat itu di surau, sekarang surau itu kita ganti dengan sekolah. Tempatnya beda tapi pemaknaannya sama," katanya.

Bupati mengatakan, di Tanah Datar sudah ada sebanyak 156 rumah tahfiz,14 rumah diantaranya dibiayai langsung oleh pemerintahan daerah. Ia menargetkan disetiap kecamatan bahkan nagari harus punya satu rumah tahfiz.

"Harapannya dengan adanya rumah tahfiz tersebut, tingkat kenakalan remaja di Tanah Datar akan berkurang," ujarnya.

Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumatra Barat Fauzi Bahar mengatakan, Tanah Datar memiliki aliran silat yang harus dilestarikan.


Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Linda Teti Cordina

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co