Pada Perayaan Nyepi yang berlangsuk esok hari Kamis, (7/3/2019). Menurut kalender Caka, Nyepi merupakan pergantian tahun dari tahun Caka 1940 ke tahun Caka 1941.
Perayaan Nyepi umat Hindu tidak ada yang beraktifitas. Mereka akan mengintropeksi diri dan juga mengendalikan diri agar tidak terikat terus menerus oleh aktivitas duniawi. Bahkan selama umat Hindu mengintropeksi diri mereka tidak akan makan dan bicara guna konsentrasi dalam memikirkan hal-hal yang sudah terjadi selama satu tahun berlalu.
Pengendalian diri disebut dengan kata Catur Brata Penyepian yang di jabarkan dengan empat pengendalian atau pantangan. Berikut artinya
Amati Geni
Amati Geni ini berarti tidak berapi-api, dimaksud tidak berapi-api adalah tidak melakukan aktivitas adanya cahaya seperti tidak memasak, menyalakan kompor, menyalakan lampu. Selain api yang disebutkan di atas, api yang ada di dalam diri pun harus di kendalikan seperti emosi, tersinggung dan hal lainnya yang membuat dirinya merasa marah.
Baca juga: Saat Nyepi di Bali, ATM Dimatikan Sementara
Oleh karena itu di Bali dengan mayoritas umat Hindu sangatlah gelap. Namun bagi para busui dan layanan gawat darurat di rumah sakit akan mendapatkan pengecualian untuk tidak melaksanakan Amati Geni.
Amati Karya
Amati Karya yaitu tidak bekerja, karena Nyepi merupakan Hari Libur Nasional sehingga bagi penganut kepercayaan Hindu mereka tidak boleh sedikit pun mengerjakan sesuatu termasuk pekerjaan rumah seperti bersih-bersih rumah, menonton televisi, memegang gadget atau aktifitas lainnya.
Amati Lelungan
Amati Lelungan yakni pantang untuk menghiburkan diri, saat Nyepi walaupun diam saja di rumah namun ketenangan tetap harus di jaga agar konsentrasi tentang pengendalian diri dan intropeksi diri dapat terjaga. Apabila terdengar keributan di dalam rumah maka polisi adat atau Pecalang akan mendatangi kediaman.
Amati Lelungan
Jika diperhatikan Hari Raya Nyepi di Bali, sekalipun itu merupakan libur nasional namun tidak ada satu orang pun yang beraktivitas di luaran, ya itulah yang dinamakan Amati Lelungan yang diartikan sebagai pantang berpergian.
Bahkan jalanan pun sudah di awasi oleh polisi adat atau yang disebut dengan pecalang. Ada sanksi jika yang melanggar, terkecuali dengan kendaraan gawat darurat seperti pemadam kebakaran, ambulan dan lain-lain.
Kegiatan yang biasa di lakukan saat hari raya Nyepi ini terdapat dua macam yakni yang pertama adalah sehari sebelum Nyepi, tepat pada bulan mati atau tilem wajib melaksanakan upcara Bhuta Yadnya, kedua adalah pada hari raya Nyepi yaitu pada awal Tahun Baru Saka yang jatuh pada tanggal 1 Sasih Kedasa dilaksanakan Upacara Yoga Samadhi.
Keesokan harinya setelah Nyepi adalah Hari Raya Ngembek Geni yakni segenap isi rumah keluar untuk bermaaf-maafan dengan orang sekitarnya menandakan hati sudah bersih.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News