Kehadiran Semarang Bridge Fountain (SBF) atau air mancur menari di jembatan Banjir Kanal Barat), diyakini akan menjadi daya tarik wisata baru di Kota Semarang.
Seiring dengan keyakinan itu pula, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang Indriyasari yakin jumlah kunjungan wisatawan ke Semarang juga akan meningkat. Pasalnya, atraksi ini adalah sesuatu yang baru yang belum pernah di Indonesia.
“Kalau air mancur menari memang sudah ada. Tapi kalau brigde fountain baru ada di Semarang. Saya optimis, akan semakin banyak wisatawan baik wisman maupun wisdom tertarik datang,” terangnya, Senin (14/1).
Selain SBF, revitalisasi Kota Lama yang akan rampung sekitar Maret mendatang, memperkuat optimismenya. Terlebih jika sudah rampung nanti, Kota Lama akan memiliki banyak perubahan cantik di setiap sudutnya, selain itu juga bebas banjir serta rob.
Dijelaskan, jumlah kunjungan wisatawan saat ini sudah meningkat drastis. Di tahun 2017, dari target kunjungan wisdom (wisatawan domestik) sebanyak 4,9 juta, terealisasi menjadi 5,2 juta atau naik sekitar 10 persen.
Sedangkan di tahun 2018, target kunjungan menjadi 5,3 juta wisdom. Dan dari data hingga Oktober lalu, angkanya sudah mendekati realisasi 4,9 juta.
“Kami optimis tercapai karena masih ada data November dan Desember yang belum masuk. Optimisme kami ditunjang dengan tingginya angka kunjungan di beberapa destinasi unggulan yang per hari mencapai 26 ribu orang saat libur Natal dan juga Tahun Baru,” tukasnya.
Di sisi lain, Indriyasari juga ditantang untuk menaikkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di 2019. Hal itu seiring dengan target yang dibebankan di pundaknya oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi saat melantiknya di awal Januari ini.
Kebijakan ini seiring dengan raihan predikat lima besar kota metropolitan dengan jumlah kunjungan wisata terbanyak pada 2018. Adapun jumlah kunjungan wisman 2018 sudah mendekati angka 600 ribu orang.
“Kami akan berusaha lebih meng-internasional lagi. Mengundang lebih banyak wisman masuk ke Semarang. Targetnya sekitar 1 juta orang di tahun ini,” terangnya.
Iin, panggilan akrab Kadisbudpar menambahkan, optimismenya menaikkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Semarang ditunjang dengan semakin banyaknya atraksi di kota ini. Yang paling baru, keberadaan SBF dan nantinya penyelesaian revitalisasi Kota Lama.
Destinasi wisata lainnya juga terus mengalami pembenahan. Penambahan panggung seni budaya di dermaga Waduk Jatibarang yang dibangun Distaru, diyakininya akan menambah minat pengunjung.
Baca Juga : Bridge Fountain Tambah Daftar Destinasi Semarang
Begitu pula pembangunan berbagai infrastruktur pendukung lainnya dari Dinas Pekerjaan Umum maupun Disperkim. Selain itu, digitalisasi wisata dinilainya juga memiliki peran tidak kecil dalam mempromosikan pariwisata Kota Semarang.
“Pentingnya digitalisasi apalagi saat ini eranya seperti itu. Masyarakat kemana-mana termasuk ketika akan wisata pasti mencari tahu informasi melalui fasilitas digital termasuk sarana dan prasarananya. Sinergi dengan stakeholders juga akan terus ditingkatkan,” tandasnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News