3 Negara Berlomba Menemukan Vaksin Covid-19

09 Juni 2020 09:40

GenPI.co - Saat ini, banyak lembaga dan negara meneliti vaksin virus corona. Negara-negara ini mencoba sesegera mungkin menemukan vaksin covid-19.

Data World Health Organization (WHO) menyatakan ada 60 kandidat vaksin yang saat ini sedang dikembangkan oleh berbagai lembaga di seluruh dunia. Beberapa di antaranya bahkan telah memasuki tahap uji klinis pertama pada manusia. 

BACA JUGAIni Produk Olshop yang Laris Diburu Saat Pandemi Covid-19

China

Akademi Sains Medis Militer China bekerja sama dengan CanSino Biologics, sebuah perusahaan bioteknologi asal Hongkong untuk menciptakan vaksin.

Mereka sudah memulai tahap uji coba pada manusia sejak 16 Maret lalu. Rencananya uji coba ini akan dilakukan pada 108 orang relawan secara bertahap hingga Desember 2020.

Amerika Serikat

Pada Maret 2020, Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular (National Institute of Allergy and Infectious Diseases atau NIAID) Amerika sudah melakukan uji coba vaksin covid-19 pertama pada manusia. 

Dalam sebuah konferensi pers, direktur NIAID Anthony Fauci mengatakan vaksin covid-19 mereka akan memakan waktu 12-18 bulan untuk sampai pada tahap persetujuan penggunaan.

Israel

Ilmuwan Israel dari Galilee Research Institute (Migal) mengklaim tengah memodifikasi vaksin Infectious Bronchitis Virus (IBV) untuk dijadikan vaksin covid-19.

Migal juga merupakan pembuat vaksin IBV, yakni vaksin untuk avian coronavirus atau coronavirus menyerang unggas. 

“Sekarang berupaya menyesuaikan sistem vaksin generik kami dengan covid-19. MigVax (institusi afiliasi Migal) sedang mencari bahan yang siap untuk uji klinis dalam beberapa bulan,” ujar CEO Migal, David Zigdon, seperti dikutip dari New York Times (22/4).

Kabar estimasi waktu yang diumumkan oleh lembaga-lembaga tersebut seperti membawa angin segar pada kondisi saat ini. 

Tapi banyak ilmuwan skeptis vaksin bisa selesai secepat itu. 18 bulan terdengar waktu yang lama. Namun, 18 bulan sesungguhnya terasa hanya sekedipan mata untuk menemukan sebuah vaksin. 

BACA JUGASelain Tekan Penyebaran Covid-19, PSBB Juga Kurangi Volume Sampah

Menjadi skeptis bukan berarti pesimis. Tidak terlalu menaruh harapan besar pada janji ketersedian vaksin covid-19 mungkin bisa membuat masyarakat Indonesia tetap siaga dan melakukan physical distancing dalam beberapa waktu ke depan. (Hellosehat)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Irwina Istiqomah
Vaksin   Covid-19   China   Amerika Serikat   Israel   Corona  

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co