GenPI.co - Selama diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB), membuat jalan tol lengang banget.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan penurunan traffic di jalan tol di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten berkisar 42 persen hingga 60 persen.
Pengguna tol saat PSBB, didominasi oleh pergerakan lokal pada kawasan megapolitan Jabodetabek dan pergerakan logistik atau angkutan barang.
“Layanan jalan tol dan non-tol tetap beroperasi untuk pergerakan barang kebutuhan pokok, alat dan layanan kesehatan, kendaraan medis, juga untuk pergerakan orang pada skala lokal atau kawasan Jabodetabek,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dilansir dari rilisnya, Senin malam (27/4/2020).
BACA JUGA: Kabar Gembira! Wabah Corona Indonesia Diprediksi Berakhir 6 Juni
PSBB diberlakukan dalam rangka percepatan penanganan pyebaran virus corona (covid-19).
PUPR menjelaskan, terdapat 14 ruas tol tersebar di Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat yang menerapkan PSBB. Yaitu dengan prinsip utama, untuk membatasi pergerakan dan membatasi interaksi orang.
Seperti dikemukanan Presiden Joko Widodo, pentingnya disiplin setiap warga dalam melaksanakan kebijakan work from home sebagai upaya untuk memutus rantai penyebaran virus corona, serta untuk tidak mudik Lebaran pada tahun ini.
BACA JUGA: Terungkap! Ternyata Virus Corona Paling Tak Kuat Kondisi Ini
“Dengan demikian traffic di jalan tol diharapkan dapat lebih menurun lagi.”
Berikut rincian 14 jalan tol yang diberlakukan PSBB:
DKI, 7 ruas tol
Ruas Tol Cawang – Tomang – Pluit, Tol Cawang – Tanjung Priuk – Ancol Timur – Jembatan Tiga/Pluit, Tol JORR Non S (Seksi E1, E2, E3), JORR S, JORR W2 Utara, JORR W2 S, dan Tol Prof. Dr. Ir. Soedijatmo.
Rata-rata penurunan lalu lintas ruas tol di wilayah DKI Jakarta sebesar 42 persen, dengan tingkat penurunan terbesar berada di ruas tol Prof. Sedijatmo (bandara) sebesar 57 persen.
Banten, 2 ruas tol
Tol Jakarta – Tangerang dan Tol Tangerang Merak.
Rata-rata penurunan traffic lalu lintas sebesar 37 persen, angka penurunan terbesar berada di ruas Tol Kunciran – Serpong sebesar 60 persen.
Jawa Barat, 5 ruas tol
Tol Jakarta – Bogor – Ciawi, Tol Jakarta – Cikampek, Tol Jakarta – Cikampek II Elevated, Tol Cikampek – Padalarang, dan Tol Padalarang – Cileunyi.
Tingkat penurunan terbesar berada di ruas Tol Jakarta – Cikampek sebesar 60 persen. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News