Lukisan Karya Erica Hestu Wahyuni Percantik Terminal 3

16 Desember 2018 22:31

Sebagai salah satu pintu gerbang pariwisata Indonesia, Bandara Soekarno-Hatta terus berbenah. Bukan saja dalam segi pelayanan tetapi juga terus mempercantik diri demi kenyamanan para penggunanya. Terbaru Bandara Soekarno-Hatta menghadirkan lukisan karya Erica Hestu Wahyuni.

Lukisan tersebut layak diacungi jempol. Pasalnya lukisan yang berjudul Mammoth Conservation Park itu tampil sensasional. Tampilannya menggambarkan seekor gajah purba berwarna merah. Terlebih lukisan tersebut berada di Terminal 3 Bandara International Soekarno-Hatta.

"Ini keren. Bandara Soekarno-Hatta bukan saja memiliki pelayanan kelas dunia tetapi juga dibuat menjadi menjadi destinasi digital untuk mendorong pariwisata di Indonesia. Salah satunya menggandeng pelukis kelas dunia asal Indonesia Erica Hestu Wahyuni," ujar Menteri Pariwisata Arief Yahya, Minggu (16/12).

Lebih menariknya lagi konsep penyajiannya pun sangat instagrameble. Lukisan itu berbahan Acrylic on Wood and Canvas. Kombinasi warna yang begitu apik semakin membuat lukisan tersebut tampil dominan. Belum lagi ukiran bingkainya yang unik dan menarik.

"Konsep destinasi digital menjadi tuntutan era booming teknologi saat ini. Peluang ini ditangkap dengan baik oleh Angkasa Pura (AP) II, pengelola bandara Soekarno-Hatta. Dengan menghadirkan sensasi ini bagi wisatawan pengguna bandara," ujar Menpar Arief.

Nama Erica Hestu Wahyuni di dunia lukis pun bukan nama sembarangan. Lukisan yang dibuat Erica sering menampilkan berbagai macam subjek yang memadati satu kanvas.  Lukisannya unik bahkan cenderung kekanak-kanakan. Begitu naif dengan warna-warni menyolok membuat Erika menjadi pelukis dengan gaya seni tersendiri yang unik. Keunikan inilah membuat banyak kolektor Amerika dan Eropa berebut memiliki karyanya.

"Karyanya cenderung seperti lukisan anak-anak, namun lukisan anak-anak yang rumit. Setiap karyanya mempunyai narasi yang menarik, yang menceritakan mengenai pandangannya akan dunia. Ini gaya millenial. Sehingga pas untuk ditampilkan di Bandara Soekarno-Hatta," ungkap Menpar.

Baca Juga : Spot Foto Mandeh di Bandara Minangkabau

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin menyatakan, AP II berkomitmen untuk terus berkembang memenuhi keinginan pasar. Hal ini juga dimaksudkan untuk memberikan pengalaman lebih bagi para penggunanya. Disamping itu perubahan ini juga untuk mendukung program pemerintah yang menempatkan sektor pariwisata sebagai core ekonomi bangsa.

Awaluddin juga menambahkan, AP II menargetkan 1 juta unggahan momen di media sosial, seperti Twitter, Instagram, dan Facebook, dari para pengguna jasa di bandara-bandara AP II. Cara ini sangat efektif mempromosikan pariwisata Indonesia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Landy Primasiwi

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co