Pembukaan Festival Tapa Malenggang 2018 Padat Pengunjung

30 November 2018 10:42

Pembukaan Festival Tapa Malenggang 2018 berlangsung meriah. Event tahunan di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, digelar 29 November hingga 2 Desember. Ribuan pengunjung memadati lokasi acara di Bulian Sport Center.

Festival dibuka oleh Bupati Batanghari, Sahirsyah. Diawali dengan karnaval yang menampilkan kostum atau defile menarik dan marching band. 

Dilanjutkan dengan penampilan grup kesenian Batanghari sebagai simbol penghormatan kepada tamu yang datang. Seperti perwakilan dari Dinas Kebudayaan Pariwisata Provinsi Jambi, unsur TNI-Polri, SKPD Kabupaten Batanghari, dan perwakilan dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

Bupati Sahirsyah mengatakan, Festival Tapa Malenggang adalah momentum memperkuat adat dan budaya Kabupaten Batanghari. Event ini diharapkan bisa diwujudkan dengan nilai-nilai kearifan lokal, keagamaan, kebudayaan dan adat kesenian daerah dalam menunjang kebudayaan nasional.

"Festival ini juga sebagai sejarah perjuangan masyarakat bumi Serentak Bak Regam yang penuh semangat dan tanpa menyerah. Serta berpegang teguh kepada adat dan budaya. Mari kita jadikan pesta Tapa Malenggang ini sebagai salah satu momentum menjaga eksistensinya," ujar Sahirsyah.

Di pusat kegiatan, Bulian Sport Center, juga disiapkan panggung hiburan dan Batanghari Expo 2018. Panggung diisi aneka kegiatan seperti tarian tradisional dan band performance. 

Sementara Batanghari Expo 2018, menyajikan puluhan stand kuliner, kerajinan tangan dan pelayanan dinas-dinas yang ada di Kabupaten Batanghari. Di expo ini, sejumlah stand perwakilan kecamatan wilayah Batanghari saling memamerkan produk unggulannya.

"Ini juga menjadi momen produk UMKM Batanghari berpromosi. Kita punya beragam produk kerajinan tangan, kuliner dan jajanan," cetus Sahirsyah.

Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Dispora) Batanghari Ardani Putra mengatakan hal senada. Event ini dapat meningkatkan potensi wisata dan budaya adat di Kabupaten Batanghari.

"Festival Tapa Malenggang sudah berlangsung ketiga kalinya. Alhamdulillah tahun ini lebih semarak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Semoga terus berlanjut demi menjaga kelestarian budaya kabupaten," kata Ardani yang juga Ketua Pelaksana kegiatan ini. 

Ardani menambahkan, kekayaan alam serta budaya yang dimiliki Batanghari dinilai bisa menjadi modal utama dalam mendongkrak target wisatawan.

“Batanghari memiliki destinasi alam yang kaya seperti di Danau Ugong kemudian ada pula hutan konservasi Reki di Pejubang yang di dalamnya terdapat tanaman langka. Destinasi inilah yang terus dibenahi selain keindahan Sungai Batanghari yang kita miliki,” tuturnya.


Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co