GenPI.co - Ada tiga pesawat yang digunakan untuk mengangkut warga negara Indonesia (WNI) dari Natuna, Kepulauan Riau ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Dijadwalkan kloter pertama yang membawa WNI yang telah diobservasi selama 14 hari di Natuna, tiba di Halim sekitar pukul 15.05 WIB.
Operator Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, mengatakan tidak ada persiapan khusus untuk menyambut kedatangan WNI yang pulang dari Wuhan, akibat merebaknya wabah virus corona di China yang telah menewaskan lebih dari 1.000 orang.
"Memang tidak ada persiapan khusus di Sasana Manggala Praja maupun komersil," kata petugas Operation In Charge (OIC) Bandara Halim Perdanakusuma, Ridwan, Sabtu (15/2/2020).
BACA JUGA: Observasi Corona: Isak Tangis Warnai Kepulangan WNI dari Natuna
Terdapat tiga lokasi kedatangan di Bandara Halim Perdanakusuma bagi WNI yang telah menjalani observasi virus corona di Natuna, Kepulauan Riau.
"Nanti dari Kementerian Kesehatan yang handle. Kami tidak tahu mereka akan turun di mana," kata Kapen Lanud Halim Perdanakusuma Letkol Sus Komaruddin.
Sementara itu, aktivitas kedatangan maupun keberangkatan penumpang di area komersil berjalan normal.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto sebelum melepaskan WNI dari Natuna memberikan sejumlah anjuran agar tetap sehat.
"Jadi jaga kesehatan kalian semua, terus olahraganya, yang ringan-ringan saja yang penting bisa tetap bergerak. Makan yang gizi cukup supaya tetap sehat. Jangan lupa minum jamu," kata Terawan.
BACA JUGA: Mengharukan Melihat Sikap Warga Natuna: Selamat Jalan...
"Jaga kesehatan, terus olahraga. Yang ringan-ringan saja, yang penting bisa tetap bergerak. Makan yang gizi cukup supaya tetap sehat. Jangan lupa minum jamu," kata Menkes.
Sebanyak 243 orang dikarantina selama dua pekan setelah proses evakuasi warga negara Indonesia dari Wuhan, China dilakukan dengan 238 di antaranya adalah WNI yang tinggal dan berada di pusat mewabahnya COVID-19.
Diketahui, Awal Desember 2019 muncul sebuah wabah baru di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China dengan gejala mirip flu dan pneumonia berat.
Virus corona berjenis SARS-CoV-2 yang dinamakan COVID-19 itu telah menginfeksi lebih dari 60.000 orang dan menyebabkan kematian lebih dari 1.300 jiwa per Jumat (14/2). (*/ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News