Nelayan: Terima Kasih TNI Sudah Jaga Laut Natuna

05 Januari 2020 02:05

GenPI.co - Nelayan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau sudah tak khawatir lagi untuk melaut. Karena TNI siaga menjaga perairan Natuna dari aktivitas kapal asing yang menjarah ikan.

"Untuk saat ini alhamdulillah, penjagaan di laut Natuna sudah dimaksimalkan oleh KRI, itulah harapan kami selama ini. Terima Kasih TNI, " kata Ketua Nelayan Ranai, Natuna, Herman, Sabtu (4/1).

BACA JUGA: 2 Jenderal, Prabowo dan Luhut Tegas Nih Soal Perairan Natuna

Menurut Herman, berdasarkan informasi yang diterima, saat ini laut Natuna sudah mulai terpantau sepi dengan nelayan asing. Kondisi ini, lanjutnya, membuat nelayan lokal merasa tenang sekaligus senang untuk kembali mengais rezeki di laut.

"Tapi 99 persen nelayan tetap belum dapat melaut, karena cuaca buruk. Kemungkinan akhir bulan ini, itu pun kalau cuaca memungkinkan," ujarnya.

Pihaknya mengharapkan ke depan pengamanan di laut Natuna dapat ditingkatkan. Pemerintah pusat pun diharapkan membantu nelayan setempat dengan alat telekomunikasi berupa radio panggil yang mampu menjangkau jarak jauh.

Selain itu, pemerintah turut diminta membuat jalur komunikasi khusus bersama KRI, agar jika sewaktu-waktu ada kapal asing, maka para nelayan bisa menghubungi langsung ke kapal perang tanpa menunggu pulang ke daratan.

BACA JUGA: Soal Klaim China Atas Perairan Natuna, Begini Komentar Prabowo

"Sehingga informasi tersebut dapat disampaikan secara cepat ke pihak KRI dan pengawas lainnya. Kenapa demikian, karena pada waktu nelayan ke laut, sinyal HP tidak terjangkau," pungkasnya.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya Yudo Margono telah mengimbau agar nelayan Natuna tidak cemas atas keberadaan kapal ikan asing dan Coast Goard China karena TNI hadir di laut Natuna.

"Tetap saja melaut, di sini kan ada kapal perang, bisa infokan pada kami," ungkapnya.

Justru sebaliknya, nelayan Natuna sebaiknya menjadi mata dan telinga aparat keamanan, khususnya TNI Angkatan Laut. (ant)
 

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Cahaya

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co