GenPI.co - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat (Jabar) menurunkan 2 tim lengkap dengan peralatan untuk membantu proses evakuasi bencana banjir di Bogor dan Bekasi.
Pranata Ahli Humas BPBD Jabar Hadi Rahmat mengatakan tim ini diturunkan untuk membantu evakuasi banjir.
"Kami memberangkatkan dua tim yang berisi masing-masing lima orang untuk membantu proses evakuasi di Bogor dan Bekasi. Personel yang disiapkan 30 orang dan berangkat bergantian," kata dia, Selasa (4/3).
Hadi menjelaskan tim diberangkatkan dengan dilengkapi peralatan pendukung seperti perahu karet dan pompa.
"Tiap tim dilengkapi perahu, pompa air, dan logistik makanan," kata dia.
Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, mencatat banjir tersebar di 20 titik dan 7 kecamatan.
Banjir ini terjadi akibat hujan deras sejak Senin (3/3) malam hingga Selasa ini.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi Priadi Santoso membeberkan kondisi ini diperparah dengan meluapnya air di hulu Kali Bekasi.
"Hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung dalam durasi lama di wilayah hulu Kali Bekasi dan Kota Bekasi menyebabkan peningkatan debit air dan banjir di beberapa wilayah," papar dia.
Di sisi lain, terdapat 20 titik banjir di 7 kecamatan se-Kota Bekasi dengan ketinggian air bervariasi mulai 20 cm hingga 3 meter.
Ketujuh kecamatan ini adalah Kecamatan Bekasi Timur, Bekasi Utara, Bekasi Selatan, Medan Satria, Jatiasih, Pondok Gede, dan Rawalumbu.
Selain itu, di Bogor banjir bandang melanda kawasan Puncak Bogor Minggu (2/3).
Banjir melanda 8 desa dan 3 kecamatan dan menyebabkan 8 rumah terendam.
Selanjutnya di Kabupaten Bogor banjir melanda 13 desa di 7 kecamatan, lalu longsor 13 desa di 8 kecamatan.
Total, banjir merendam 257 rumah dan memberikan dampak pada 260 Kepala Keluarga dan 988 jiwa di Bogor.
Di samping itu, ada 2 kepala keluarga dan 8 jiwa mengungsi serta dilaporkan 1 korban hilang.(ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News