GenPI.co - Luka mendalam tentu masih dirasakan Ifan Seventeen saat ditinggal sahabat sekaligus istrinya dalam musibah tsunami di Tanjung Lesung, Anyer, Pandeglang Banten, pada 22 Desember 2018.
Setelah terpuruk hampir setahun, Ifan Seventeen mencoba bangkit dan kembali berkarya. Kali ini, ia membawa kabar bahwa kisah nyata yang dialaminya bersama Seventeen akan didokumentasikan dalam sebuah film berjudul Kemarin.
Film dokumenter tersebut akan menceritakan perjalanan Seveenten sejak berdiri pada 2003 hingga tragedi tsunami memisahkan mereka.
BACA JUGA: Penerawangan Mbah Mijan: Barbie Kumalasari Tak Tahan Sendiri…
Ifan tak memungkiri bahwa film tersebut menguak banyak luka untuknya.
Saat itu, Ifan Seventeen ditemani Uli Moechtar, istri mediang Herman Sikumbang, sutradara Upie Guava, serta dua produser Mahakarya Pictures dan Mahaka Radio Integra, mengenalkan teaser film Kemarin.
"Kalau film Kemarin akan menguak luka, memang iya," ungkap Ifan di Sello Inyan Kafe, Jalan Tebet Timur, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (29/10/2019).
BACA JUGA: Jalinan Terlarang Artis Indah Permatasari: Kami Mencari Cinta…
Hal tersebut diakui Ifan saat ia memerankan adegan gelombang tsunami itu meluluhlantakkan Tanjung Lesung.
Ia teringat saat tsunami menerjang mengakibatkan banyak korban jiwa hingga enam orang terdekat Ifan menjadi korban.
Mereka adalah Herman, Bani (bass) dan Andi (drum) yang merupakan personel band Seventeen sekaligus sahabat Ifan. Road manager dan salah satu kru band, yang ikut juga harus meninggal akibat sapuan gelombang tsunami.
Tak hanya itu kepedihan Ifan masih berlanjut saat mengetahui sang istri Dylan Sahara juga tersapu ombak.
"Pas syuting reka adegan yang ada gelombangnya, di kolam dan pantai, aku merinding sendiri, mendadak flash back nggak bisa napas di antara jenazah. Jadi teringat semua kejadian tsunami," beber Ifan.
BACA JUGA: Jika Kamu Merasa Kena Pelet, Ini 6 Jenis Tanaman Penangkalnya
Ifan Seventeen berharap dengan adanya film Kemarin dapat memberi warisan untuk anak-anak para personel Seventeen. Anak-anak yang di maksud Ifan adalah buah hati dari ketiga personel Band Seventeen.
Meskipun menguak luka yang begitu dalam, Ifan yakin telah melakukan hal benar.
"Aku pasti kembali terluka saat melihat film Kemarin. Namun, aku melakukan hal yang benar, memberikan warisan untuk anak-anak," ungkap Ifan Seventeen.
Film tersebut direncanakan akan tayang di akhir 2019.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News