GenPI.co - Aktivitas vulkanik mempengaruhi perubahan warna danau kawah Gunung Kelimutu di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketua Pos Pengamatan Gunung Api Kelimutu Irwan Ka Uman mengatakan Gunung Kelimutu adalah gunung api tipe strato yang memiliki 3 danau kawah, yakni Kawah I, Kawah II, dan Kawah III.
Irwan menjelaskan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut air danau Kawah II mengalami perubahan warna dari biru muda menjadi hijau tosca.
"Perubahan warna jelas faktor utamanya karena aktivitas vulkanik," kata dia, Senin (8/7).
Irwan membeberkan dari pemantauan visual, kenampakan dan sebaran dari belerang di permukaan air danau Kawah II terkonsentrasi di bagian tengah kawah.
Menurut dia, ada indikasi naiknya fluida magmatik ke permukaan Danau Kelimutu.
Hal ini ditunjukkan dari sebaran belerang di permukaan danau kawah tersebut.
"Sebaran endapan belerang di permukaan air danau Kawah II juga menunjukkan aktivitas sistem magmatik-hidrotermal yang ada di bawahnya," papar dia.
Dia menambahkan suplai magma masih terjadi ke permukaan sehingga Gunung Kelimutu ini masih berstatus Level II atau Waspada.
"Sehingga kami rekomendasikan agar masyarakat atau pengunjung tidak berada di area kawah dalam radius 250 meter dari tepi kawah," tegas dia.
Di sisi lain, Balai Taman Nasional Kelimutu menerapkan kebijakan pembatasan saat berkunjung ke danau tiga warna itu.
Syaratnya adalah pengunjung wajib menggunakan masker, membawa air minum sendiri, serta membatasi jam kunjungan hanya dari pukul 06.00 WITA-12.00 WITA.
Kepala Balai Taman Nasional Kelimutu Budi Mulyanto menegaskan pihaknya mengutamakan keselamatan pengunjung, sehingga aktivitas kunjungan harus disesuaikan.
"Faktor terpenting dalam pengelolaan wisata alam tidak lepas dari keselamatan dan kenyamanan pengunjung," jelas Budi.(ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News