GenPI.co - Mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya bernama Septy Maranda Kartika Wardani berhasil meraih prestasi dalam kompetisi Pencak Silat Internasional.
Dia mendapatkan medali emas dalam kejuaraan Bandung Lautan Api Championship 3 ini digelar di GOR Indoor Stadion Benteng Taruna, Tangerang, Banten.
Kejuaraan yang diadalan oleh Sayap Rajawali tersebut diikuti oleh sekitar 1.024 peserta.
Mahasiswa fakultas vokasi Unair tersebut mengaku sudah lama menggeluti dunia persilatan. Dia pernah mengalami patah tulang, tetapi tak menjadi hambatan ketika ikut kejuaraan.
Septy mengatakan sudah sering mengikuti kejuaraan. Pengalaman pertamanya yakni pada 2017 ketika masih duduk di bangku SMP.
“Pada 2019 saya sempat berhenti latihan, karena patah tulang. Kemudian berlatih lagi pada 2020,” katanya dikutip dari situs resmi Unair, Kamis (25/5).
Dia merasa senang bisa ikut berlatih di UKM PSHT Unair karena bisa membantu menghilangkan kejenuhan setelah kuliah.
Septy mengaku ada beberapa tips supaya bisa memenangkan perlombaan. Di antaranya yakni tidak merasa lelah ketika sedang belatih.
Kemudian terus berusaha dan berdoa. Selanjutnya yakni dengan meminta restu kepada orang tua dan orang-orang terdekat.
“Ketika menang, tentu akan merasa senang dan jangan lupa bersyukur serta berterima kasih kepada mereka yang mendoakan,” ucapnya. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News