GenPI.co - Pengunjung Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun gagal dalam upaya menyelundupkan narkoba jenis sabu yang disembunyikan dalam jajanan lebaran.
Kakanwil Kemenkumham Jawa Timur Imam Jauhari mengatakan petugas berhasil menggagalkan upaya penyelundupan sabu oleh pelaku bernama Fitriya tersebut.
Fitriya yang merupakan perempuan asal Surabaya itu awalnya hanya mengaku mengirim jajanan lebaran untuk suaminya berinisial MF.
“Suaminya ini sedang menjalani pembinaan di Lapas Pemuda Madiun,” katanya dikutip dari Antara, Kamis (20/4).
Petugas kemudian melakukan penggeledahan jajanan yang dibawa. Di antaranya ada keripik tempe, thumbprint cookies, dan beberapa macam keripik lain.
“Petugas menaruh curiga pada keripik tahu yang berongga dan seperti ada bekas lem,” ujarnya.
Kalapas Pemuda Madiun Ardian Nova mengungkapkan kerupuk tahu itu dikemas seperti produk pabrikan.
“Fitriya awalnya mengaku beli ditoko. Tetapi setelah ketahuan ada narkobanya baru mengaku dititipi teman suaminya,” tuturnya.
Petugas menemukan sembilan paket sabu yang disembunyikan dalam kerupuk tahun yang dilem dan dibalut lakban kecil.,
“Pelaku ditangkan dan diamankan ke Polres Madiun. Barang buktinya juga dilakukan penyitaan,” ucapnya. (ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News