Pawai Merah Putih Digelar di Bundaran HI, Masyarakat Antusias

28 Agustus 2022 09:40

GenPI.co - Kepolisian Republik Indonesia menggelar Pawai Merah Putih dari kawasan Monas menuju Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Minggu (28/8).

Pawai Merah Putih yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan masyarakat.

Kegiatan itu bertujuan agar masyarakat lebih mencintai Indonesia dan mengingat para pejuang bangsa yang berjuang demi kemerdekaan.

BACA JUGA:  Ini Alasan Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI Dilakukan Sore Hari

Pelepasan pawai dilakukan oleh Presiden Ri Joko Widodo bersama Habib Lutfi dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit di kawasan Istana Merdeka.

"Mengucap bismillah pagi hari ini saya menyatakan Kirab Merah Putih diberangkatkan," ucap Jokowi di lokasi, Minggu (28/8).

BACA JUGA:  Pawai Formula E di Monas Batal, PSI Sindir Ahmad Sahroni

Berdasarkan pantauan GenPI.co, Pawai Merah Putih tiba di Bundaran HI sekitar pukul 08.00 WIB.

Berbagai kalangan masyarakat, seperti organisasi masyarakat dan mahasiswa, terlihat mengikuti pawai tersebut dengan diiringi marching band dan paskibraka.

BACA JUGA:  Ratusan Warga Ciledug Pawai Obor Sambut Tahun Baru Islam 1444 H

Dalam pawai itu, terlihat bendera Merah Putih sepanjang 1.700 meter dibentangkan oleh para peserta.

Patung Burung Garuda berukuran besar yang menjadi simbol Bhinneka Tunggal Ika juga tampak dibawa dalam pawai tersebut.

Banyak masyarakat yang berada di lokasi berusaha mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponselnya.

Lagu Indonesia Raya juga tampak dinyanyikan bersama di Bundaran HI.

Dalam kesempatan itu, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan sambutan di panggung Bundaran HI.

Kapolri Listyo mengimbau agar masyarakat menghindari hoaks menjelang Pemilu 2024. Sebab, hal itu akan berpotensi memecah belah persatuan bangsa.

"Jangan menggunakan politik yang menyebabkan polarisasi bangsa," ungkapnya di lokasi, Minggu (28/8).

Menurut Listyo, persatuan dan kesatuan harus tetap dijaga. Selain itu, masyarakat juga harus menjunjung tinggi Pancasila.

"Negara Kesatuan Republik Indonesia harga mati," pungkas Kapolri Listyo. (*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co