GenPI.co - Sebanyak 51 anggota gerakan Khilafatul Muslimin di Bandarlampung resmi dibaiat untuk kembali setia kepada Pancasila dan NKRI.
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan jika momentum tersebut saat yang tepat untuk untuk kembalimengaktualisasikan nilai-nilai luhur Pancasila serta sikap toleransi atas seluruh elemen masyarakat.
“Kegiatan baiat bukan hanya seremoni atau ucapan lisan saja namun dilaksanakan dengan ikhlas penuh kesadaran dan sepenuh hati tanpa ada unsur paksaan dari siapapun,” ujarnya di Bandarlampung, Lampung dikutip ANTARA, Selasa (16/8).
Menurutnya, saat ini dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara sedang menghadapi berbagai ancaman maupun gangguan baik di bidang ideologi politik, ekonomi, sosial, budaya dan pertahanan keamanan.
“Hal ini diakibatkan oleh dinamika kehidupan serta dampak dari era globalisasi dari kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya teknologi informasi,” imbuhnya.
Paham anti Pancasila, lanjutnya, muncul di tengah-tengah masyarakat dengan menyebarkan narasi kebencian terhadap pemerintah dan ingin mengubah ideologi Pancasila dan sistem negara Republik Indonesia dengan paham radikalisme.
Arinal menegaskan, kemerdekaan berserikat dan berkumpul mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan adalah bagian dari hak asasi manusia, sebagaimana diakui dan dijamin dalam pasal 28 UUD 1945.
Pada kesempatan itu, gubernur menyampaikan beberapa pesan menohok.
“Yang pertama Indonesia adalah negara kesatuan dan Pancasila adalah dasar ideologi negara yang harus diterapkan dalam hidup bermasyarakat dan bernegara sebagai dasar dan ideologi negara, serta pegangan hidup bangsa Indonesia,” paparnya.
Hal ini sebagai upaya menjaga keutuhan NKRI dengan memandang sesama makhluk adalah saudara meskipun berbeda agama,ras, kepercayaan, adat istiadat dan hal lainnya.(ANT)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News