GenPI.co - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menilai rencana Dinas Sosial (Dinsos) Kota Jakarta Pusat menindak para pria kemayu di Citayam Fashion Week (CFW) adalah tidak tepat.
Menurut Komisioner Komnas HAM Muhammad Choirul Anam, bentuk ekspresi orang-orang yang ada di CFW tidak boleh asal dicap punya masalah sosial.
“Harus bijak melihat fenomena itu, jangan berprasangka (buruk, red),” ujar Choirul di kantor Komnas HAM, Senin (25/7).
Selain itu, dirinya juga menilai wacana yang dikeluarkan Dinsos berpotensi mendiskriminasi orang-orang di CFW.
Choirul juga mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberi fasilitas dan apresiasi kepada orang-orang di CFW.
“Semangatnya gubernur memfasilitasi ruang terbuka bagi masyarakat, termasuk CFW itu,” ucapnya.
Oleh sebab itu, Choirul meminta Dinsos dan pihak-pihak lain yang mempermasalahkan hal tersebut untuk berpikir lebih arif.
“Setelah diapresiasi jangan lantas diperiksa. Itu nggak baik,” ujar Choirul.
Seperti diketahui, sebelumnya Dinsos mengatakan akan menindak para laki-laki yang bertingkah seperti perempuan di CFW.
Menurut Kepala Suku Dinas Sosial Jakpus Abdul Salam, laki-laki yang bergaya layaknya perempuan masuk dalam kategori penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).
“Iya, kami siap melakukan penindakan,” ujar Abdul.(*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News