GenPI.co - Perubahan tampilan menu di sistem seleksi calon aparatur sipil negara (SSCASN) Badan Kepegawaian Negara (BKN) membuat para honorer heboh.
Guru lulus passing grade (PG), gagal PG, dan belum ikut tes, tetapi sudah membuat akun di SSCASN pada seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2021 bisa melihat perubahan itu.
Ketum DPP Forum Honorer Nonkategori Dua Indonesia (FHNK2I) Raden Sutopo Yuwono mengungkapkan, selalu memantau SSCASN kendati dirinya sudah mendapatkan SK PPPK baru-baru ini.
Hal itu disampaikan oleh Ketum DPP Forum Honorer Nonkategori Dua Indonesia (FHNK2I) Raden Sutopo.
"Saya pantau pakai akun istri saya yang lulus PG, tetapi belum dapat formasi PPPK 2021," kata Sutopo kepada JPNN.com, Kamis (14/7).
Dia membeberkan perubahan menu SSCASN terjadi Kamis pagi.
Perubahan awal di menu SSCASN tertulis seleksi tahap 2 anda dapat memiliki formasi pppk guru tahap 3.
Di bawahnya tertulis pemilihan formasi tahap 3 belum dapat dilakukan.
Tampilan itu kemudian berubah lagi. Menu SSCASN tertulis seleksi PPPK guru 2021 telah selesai. Tulisan pemilihan formasi tahap 3 tidak ada lagi.
Bagi Sutopo dan guru honorer, perubahan itu tandanya positif bahwa sistem SSCASN sudah masuk tahap persiapan. Dia membandingkan saat seleksi PPPK guru tahun lalu juga seperti itu.
"Tahun lalu, begitu juga berubah-ubah saat mau dekat-dekat pendaftaran dibuka," ujarnya.
Bagi yang gagal PG dan belum ikut tes PPPK 2021, Sutopo mengimbau untuk ikut memantau SSCASN. Sebab, semua proses pendaftaran melalui SSCASN.
Dia berharap guru lulus PG, belum ikut tes, dan gagal PG bisa terakomodasi seluruhnya sebelum kebijakan penghapusan honorer diberlakukan. (jpnn)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News