60 Rekening ACT Diblokir PPATK, Ibnu Khajar Ngotot Bakal Melawan

06 Juli 2022 21:10

GenPI.co - Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar buka suara terkait informasi 60 rekening ACT diblokir oleh PPATK.

Ibnu mengaku pihaknya belum mengetahui secara terperinci soal pemblokiran rekening tersebut.

"Kami belum cek ke tim keuangan soal rekening mana saja dan berapa banyak yang diblokir," kata Ibnu di kantor ACT, Rabu (6/7/2022).

BACA JUGA:  Presiden ACT Terkejut Izinnya Dicabut Kemensos

Dia menyebut meski ada rekening yang diblokir, niat ACT menyalurkan bantuan dan menjalankan program tetap tak berubah.

Menurutnya, amanah masyarakat mesti dipenuhi.

BACA JUGA:  Izin Dicabut Kemensos, Operasional ACT Tetap Jalan

"Ada sebagian yang donasinya cash. Kami akan fokus pada apa yang bisa dicairkan," tegasnya.

Dia juga menambahkan donasi yang masih bisa dicairkan akan sesegera mungkin disalurkan.

BACA JUGA:  Izin ACT Dicabut Gegara Ambil Donasi, Ibnu Khajar Punya Alasan

"Kami enggak ingin cacat amanah," terang dia.

Selain itu, program-program lembaga ACT akan terus dilanjutkan meski Kemensos telah mencabut izin pengumpulan uang dan barang (PUB).

Sebelumnya, PPATK memblokir 60 rekening ACT di 33 bank.

Pemblokiran dimaksud agar tidak ada donasi yang masuk maupun keluar dari rekening.

PPATK menduga ada transaksi bisnis ke bisnis di luar bantuan.(*)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

BERITA TERPOPULER

BERITA TERKAIT

Copyright © 2025 by GenPI.co